PEM Akamigas kukuhkan 207 wisudawan dari lima program studi

PEM Akamigas kukuhkan 207 wisudawan dari lima program studi

Jakarta (ANTARA) – Politeknik Daya dan Mineral (PEM) Akamigas mengukuhkan 207 lulusan dari lima program studi dalam Wisuda Program Sarjana Terapan ke-55 Tahun Akademik 2025/2026 di Cepu.

Sebanyak 207 lulusan berasal dari lima program studi, yakni Teknik Produksi Minyak dan Gas, Teknik Pengolahan Minyak dan Gas, Teknik Mesin Kilang, Teknik Instrumentasi Kilang, serta Logistik Minyak dan Gas.

“Mereka terdiri atas mahasiswa jalur Sendiri, penerima beasiswa Kementerian ESDM, serta penerima beasiswa hasil kerja sama dengan pemerintah daerah dan Kenalan industri, dengan 85 lulusan meraih predikat cum laude,” kata Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Ahmad Erani Yustika dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.

Keterserapan lulusan PEM Akamigas di dunia kerja juga menunjukkan tren meningkat dalam empat tahun terakhir.

Berdasarkan hasil tracer study, tingkat keterserapan naik dari 61 persen pada angkatan 2022 menjadi 90 persen pada angkatan 2025, sementara 40 persen lulusan tahun 2026 telah direkrut perusahaan sebelum wisuda, meningkat dari 27,1 persen pada tahun sebelumnya.

Erani menegaskan penguatan SDM vokasi Krusial Demi mendukung program strategis Daya dan menjaga ketahanan Daya nasional.

“Melalui visi Asta Cita, ketahanan dan kedaulatan Daya nasional menjadi prioritas mutlak. Implementasi program strategis nasional seperti Mandatori Biodiesel B50, persiapan Program E20 berbasis bioetanol, serta percepatan Proyek Strategis Nasional Lapangan Langgeng Masela membutuhkan pasokan Bakat vokasi yang kompeten dan adaptif di lapangan,” ujar Erani.

Menurut dia, kebijakan pembangunan sektor Daya diarahkan Demi meningkatkan nilai tambah sumber daya alam sekaligus memperkuat ketahanan Daya nasional secara berkelanjutan.

“Oleh karena itu, kebijakan Kementerian ESDM diarahkan Demi mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya Daya dalam negeri, meningkatkan nilai tambah melalui hilirisasi, memperkuat bauran Daya nasional, memperluas akses Daya yang berkeadilan, serta menjaga keberlanjutan lingkungan,” tegasnya.

Direktur PEM Akamigas Erdila Indriani mengatakan, meningkatnya kepercayaan dunia usaha terhadap lulusan PEM Akamigas Kagak terlepas dari penguatan kurikulum pendidikan vokasi berbasis Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM). Kurikulum tersebut dipadukan dengan program magang industri wajib selama enam bulan.

“Kepercayaan masif dari dunia industri ini membuktikan bahwa metode pembelajaran berbasis praktik, kurikulum adaptif yang match dengan kebutuhan riil industri, serta sinergi erat dengan regulator dan pemerintah daerah sukses melahirkan SDM siap kerja. Kami mendidik mahasiswa Kagak hanya unggul secara akademis, Tetapi juga Mempunyai integritas dan Watak kuat Demi menjawab tantangan transisi Daya Mendunia,” ujar Erdila.

Selain mempererat kolaborasi dengan industri, PEM Akamigas juga Lanjut meningkatkan kualitas akademik.

Hingga akhir 2025, seluruh program Sarjana Terapan telah meraih akreditasi Unggul, dengan mahasiswa yang aktif menorehkan prestasi di tingkat nasional maupun Dunia.

Memasuki Tahun Akademik 2026/2027, PEM Akamigas membuka pintu bagi mahasiswa Dunia melalui skema The Indonesian AID Scholarship (TIAS).

Selain itu, kampus ini juga bersiap meluncurkan tiga program studi baru: D3 Daya Baru dan Terbarukan, D3 Pengolahan Minyak dan Gas, serta D4 Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Minyak dan Gas.

Penguatan kurikulum, kerja sama industri, serta pengembangan program studi tersebut menjadi bagian dari upaya PEM Akamigas menyiapkan tenaga vokasi yang sesuai dengan kebutuhan sektor Daya.