Ringkasan Siaran:
- Pembangunan Sekolah Rakyat Blitar dikerjakan 24 jam siang-malam dengan progres Nyaris 50 persen.
- Proyek pendidikan berasrama ini ditargetkan mulai beroperasi pada Juli 2026.
- Sekolah akan menampung Sekeliling 1.080 siswa dari keluarga kurang Bisa.
- Fasilitas modern mencakup ruang kelas, asrama, sarana olahraga, dan tempat ibadah.
Blitar (Liputanindo.id) – Pembangunan megaproyek Sekolah Rakyat (SR) di Kota Blitar Lanjut dikebut siang dan malam dengan progres fisik mencapai Nyaris 50 persen.
Program sekolah berasrama yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto ini ditargetkan mulai beroperasi pada tahun ajaran baru Sekeliling Juli hingga Agustus 2026.
Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin, memastikan pembangunan berjalan sesuai Sasaran setelah melakukan peninjauan langsung ke Posisi proyek.
“Kami Mau memastikan pembangunan Sekolah Rakyat dari pemerintah pusat ini berjalan Lancar. Ini adalah bentuk perhatian besar dari Bapak Presiden Prabowo agar Penduduk Kota Blitar, khususnya dari keluarga Tak Bisa, Dapat menikmati fasilitas pendidikan bertaraf Dunia,” ujar Syauqul Muhibbin, Rabu (13/5/2026).
Menurutnya, proyek yang digarap Kementerian Pekerjaan Biasa (PU) Berbarengan Kementerian Sosial (Kemensos) tersebut berjalan on the track tanpa hambatan signifikan.
Sekolah Rakyat Blitar diproyeksikan menjadi salah satu bangunan pendidikan terbesar di Kota Blitar dengan fasilitas modern dan terintegrasi.
Selain ruang kelas representatif, sekolah ini juga akan Mempunyai asrama siswa berstandar tinggi yang dirancang nyaman layaknya fasilitas hotel.
Sarana olahraga, tempat ibadah, serta fasilitas pendukung lain juga disiapkan guna menunjang perkembangan akademik dan Watak siswa.
Sekolah Rakyat Blitar akan menampung Sekeliling 1.080 siswa dari jenjang SD, SMP, hingga SMA.
Karena skala proyek yang besar, pembangunan dilakukan secara Agresif dengan sistem kerja 24 jam melalui pembagian shift siang dan malam.
Hingga kini, progres pembangunan telah berada di kisaran 46 hingga 50 persen.
“Normalnya, bangunan sebesar ini memakan waktu satu tahun. Tetapi, tim pelaksana menargetkan selesai dalam waktu 3 hingga 4 bulan saja. Pembangunan Esensial ditargetkan rampung pada Juni, sehingga Juli tinggal menyisakan proses pembersihan akhir (clearing),” Jernih Wali Kota.
Pemerintah Kota Blitar juga tengah menyiapkan proses pemetaan dan Pembuktian data calon siswa Kepada memastikan program Cocok sasaran.
Seleksi akan difokuskan pada anak-anak dari keluarga kurang Bisa agar manfaat program Betul-Betul dirasakan Grup prioritas.
Dengan dukungan APBN penuh dari pemerintah pusat, Sekolah Rakyat Blitar diharapkan menjadi simbol pemerataan pendidikan berkualitas sekaligus langkah strategis memperkuat sumber daya Insan unggul di masa depan. [owi/beq]
