DKPP Bojonegoro Sidak Kios Pupuk, Pastikan Distribusi Lancar dan Sesuai HET

Foto BeritaJatim.com

Bojonegoro (Liputanindo.id) – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bojonegoro melakukan Pengawasan mendadak (sidak) ke sejumlah kios pupuk bersubsidi Buat memastikan distribusi pupuk berjalan Lancar dan Pas sasaran.

Sidak dilakukan di salah satu kios pupuk di Desa Siwalan dan Desa Alasgung, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro, Rabu (13/5/2026).

Kepala Bidang Sarana, Prasarana dan Perlindungan Tanaman DKPP Kabupaten Bojonegoro, Yuseriza A. Leksana mengatakan, sidak tersebut dilakukan guna memastikan ketersediaan pupuk di tingkat kios sesuai dengan laporan rutin yang diterima dinas.

“Sidak ini guna memastikan ketersediaan pupuk di masyarakat utamanya di tingkat kios. Kami juga mengonfirmasi laporan rutin yang masuk dari kios apakah sesuai dengan kondisi di lapangan atau Kagak,” ujar Riza, Rabu (13/5/2026).

Selain mengecek stok pupuk, petugas juga memastikan kios telah memasang informasi Harga Eceran Tertinggi (HET) agar petani dapat membeli pupuk sesuai ketentuan yang berlaku.

“Tadi kami juga Menonton di kios sudah ditempel pengumuman HET, jadi masyarakat Bisa mendapatkan pupuk sesuai dengan HET yang ditetapkan,” tambahnya.

Yuseriza juga mengimbau para petani agar memanfaatkan pupuk subsidi secara bijak sesuai kebutuhan dan dosis anjuran, sehingga distribusi pupuk dapat merata dan Pas sasaran.

Sementara itu, pemilik kios pupuk, Rumadi, menyebut kebutuhan pupuk dalam satu masa tanam di wilayahnya mencapai Sekeliling 100 ton, terdiri dari pupuk urea, NPK, dan organik.

“Distribusi pupuk juga Lancar, Kagak Eksis kendala,” katanya.

Diketahui, realisasi penyaluran pupuk subsidi di Kabupaten Bojonegoro hingga Ketika ini telah mencapai 55.257 ton atau Sekeliling 42,45 persen dari total alokasi tahun 2026 sebesar 130.177 ton.

DKPP Bojonegoro akan Lalu melakukan pengawasan Berbarengan distributor dan kios Formal agar penyaluran pupuk subsidi berjalan Lancar dan Kagak terjadi kendala di tingkat petani. (lim/ted)