JAKARTA, Liputanindo.id – Asrar identitas pencipta Bitcoin, Satoshi Nakamoto kembali menjadi perhatian publik. Berdasarkan Pengusutan terbaru, Satoshi diduga merupakan kriptografer asal Inggris bernama Adam Back.
Pengusutan tersebut dilakukan oleh The New York Times dan juga penulis Kitab Bad Blood, John Carreyrou. Dalam bukunya, Carreyrou menilai bahwa Satoshi kemungkinan adalah Adam Back.
Pendapat itu ia sampaikan berdasarkan riset bertahun-tahun, analisis linguistik, serta penelusuran jejak digital di internet yang mengarah langsung ke Back. Ia menunjuk pada karya awal bernama Hashcash, sebuah teknologi pendahulu yang disebut dalam white paper Bitcoin.
Tak Hanya itu, Carreyrou juga menganalisis gaya penulisan, termasuk kebiasaan ejaan dan format, yang mirip dengan gaya Back. Dengan Donasi analis data, ia menyaring puluhan ribu kandidat hingga tersisa satu nama, Yakni Adam Back.
Carreyrou juga mendapati fakta bahwa Back aktif dalam komunitas kriptografi yang sering membahas Fulus digital pada akhir 1990-an. Aktivitas itu tampak mereda Ketika Bitcoin mulai berkembang.
