Setelah mimpi Jelek Al-Ahly… Kutukan Mesir mengancam impian Trezeguet di Perserikatan Saudi

Goal.com

Tetapi, sejak dimulainya era baru dalam sepak bola Saudi—dengan kedatangan para bintang sepak bola dunia sejak tahun 2023—segala sesuatunya berubah total, dan kehadiran pemain-pemain Mesir pun menjadi sangat minim.

Pada periode tersebut, hanya beberapa nama pemain Mesir yang muncul di Perserikatan Roshen, di antaranya Ahmed Hegazi dan Tarek Hamed, yang Demi itu memang bermain Kepada klub Al-Ittihad, Tetapi yang terakhir pindah pada musim panas 2023 ke Damak.

Pada musim panas 2024, Ahmed Hegazi pun pindah ke Neom yang Demi itu bermain di Perserikatan Yello Divisi Primer, setelah musim yang mengecewakan Serempak “The Tigers”, dan berhasil membawa tim barunya promosi ke Perserikatan Roshen, Tetapi ia hengkang setelah akhir musim Lampau.

Al-Khaleej juga merekrut seorang pemain Mesir pada musim panas 2023, Yakni penyerang Mohamed Sherif, Tetapi ia Tak Pandai menunjukkan performa terbaiknya selama dua musim, sehingga kembali ke Al-Ahly pada bursa transfer musim panas Lampau.

Pada musim panas Lampau, Al-Ittifaq merekrut penyerang Mesir Ahmed Hassan “Koka”, Tetapi kutukan cedera juga menghalanginya Kepada bermain, sehingga perjalanannya Serempak tim tersebut berakhir tanpa meninggalkan Pengaruh yang berarti.

Transaksi terakhir terjadi pada bursa transfer musim dingin Lampau, ketika Nabil Emad “Dunga” dari Zamalek bergabung dengan Al-Najma, Tetapi ia Tak Pandai menyelamatkan tim dari degradasi dari Perserikatan Roshen Saudi.

Trezeguet bermimpi Kepada mematahkan kutukan tersebut pada musim depan, di mana ia mungkin akan menjadi satu-satunya pemain Mesir di Perserikatan Roshen, setelah Dunga terdegradasi Serempak Al-Najma, Koka hengkang dari Al-Ittifaq, dan Hegazi Nyaris kembali ke Perserikatan Mesir.