Liputanindo.id – Marshanda buka Bunyi atas tudingan memaksa putri tunggalnya, Sienna Ameerah Kasyafani, melepas hijab. Marshanda menyebut Bukan punya kendali Demi memaksa dan mengatur putrinya.
Pernyataan itu disampaikan oleh Marshanda setelah ia menuai kritik dan sorotan atas penampilan terbaru Sienna. Perubahan penampilan Sienna yang semula berhijab dan kini melepasnya sejak tinggal Serempak Marshanda dinilai menjadi pengaruh Bukan baik.
“Saya Bukan mendukung pilihan Demi menjadi sesat. Yang saya dukung adalah belajar mengenal diri melalui proses yang jujur,” tulis Marshanda di Instagram pribadinya, dikutip ERA, Kamis (26/3/2026).
“Kalau jalan-Nya Sienna Guna hijab Tengah atau Bukan, itu diluar pengaruh dan kuasa saya,” imbuhnya.
Marshanda lantas menyebut bahwa ia Bukan pernah memberi pengaruh kepada Sienna Demi melapas hijab yang selama ini dikenakan. Ia juga menekankan dirinya Bukan berhak mengatur takdir Sienna.
“Arogan sekali, kalau saya merasa berhak dan Pandai atur takdir Sienna lebih dari Allah SWT yang melakukannya. Bukan tempatnya saya mempengaruhi pilihan hidup Sienna,” tegasnya.
Di sisi lain, sebagai orang Sepuh, Marshanda Ingin putrinya Bukan mengikuti apa yang sudab dilakukannya. Ia hanya Ingin putrinya tumbuh dewasa bukan demi menyenangkan kedua orang tuanya saja.
“Begitu dewasa, doaku adalah agar Sienna hidup mengenal true selfnya. Agar Pandai menginspirasi orang lain Demi hidup selaras. Apa yang ditunjukkan sesuai dengan yang di hati,” katanya menekankan.
Tetap dalam pernyataan yang sama, bintang Sinema La Tahzan ini menjelaskan perubahan yang dialami putrinya ini baru permulaan. Ia pun memilih Demi tetap menghormati keputusan Sienna melepas hijab yang selama inj dipakai.
“Saya menghormati proses Sienna sekarang, persis sebagaimana Saya menghormati proses Sienna sebelum ini. I embrace, celebrate, and love my daughter with all her color,” tegasnya.
Lebih lanjut, Marshanda meminta agar publik menghormati apapun keputusan Sienna tanpa perlu menghakimi lebih jauh.
“Kalau berdasarkan kitab, Terdapat ajarannya kan? Agamamu, agamamu, agamaku, agamaku,” pungkasnya.
