Posyandu di Kota Mojokerto Kini Bantu Jaring Persoalan Sosial Penduduk

Foto BeritaJatim.com

Mojokerto (Liputanindo.id) – Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto Maju memperkuat peran Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan masyarakat. Kini, Posyandu Tak hanya Konsentrasi pada kesehatan ibu dan anak, tetapi juga ikut membantu mendata berbagai persoalan sosial Penduduk.

Hal itu disampaikan Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, Demi sosialisasi Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Kelurahan Gedongan. Wali kota yang akrab disapa Ning Ita itu menjelaskan, perubahan fungsi Posyandu merupakan tindak lanjut kebijakan pemerintah pusat.

Tujuannya agar pelayanan masyarakat Pandai lebih menyentuh berbagai kebutuhan Penduduk secara menyeluruh. Menurutnya, Posyandu kini ikut membantu menjaring persoalan kesehatan, pendidikan, sanitasi, rumah Tak layak huni, hingga masalah sosial dan ketertiban lingkungan.

“Kalau dulu Posyandu hanya mengurusi kesehatan dan pendidikan, sekarang Terdapat tambahan urusan lain seperti perumahan, sanitasi, sosial, dan ketertiban masyarakat. Meski Mempunyai cakupan lebih luas, kader Posyandu Tak dibebani tugas teknis layaknya dinas pemerintah,” ungkapnya, Rabu (13/5/2026).

Para kader hanya bertugas mencatat kondisi Penduduk dan melaporkannya agar segera ditindaklanjuti perangkat daerah terkait. Ia mencontohkan, ketika kader menemukan lansia yang hidup sendirian di rumah Tak layak huni atau Penduduk yang belum Mempunyai jamban sehat, laporan tersebut dapat menjadi dasar pemerintah dalam menyalurkan Sokongan.

“Kader Posyandu tugasnya menjaring informasi dari masyarakat, bukan mengerjakan tugas dinas. Nanti pemerintah daerah melalui dinas terkait yang akan menindaklanjuti. Kota Mojokerto sebenarnya telah Mempunyai berbagai layanan publik yang mudah diakses masyarakat,” katanya.

Tetapi melalui Posyandu 6 SPM, tambah Ning Ita, pemerintah Ingin memastikan Tak Terdapat Penduduk yang luput dari perhatian dan pelayanan. Program tersebut diharapkan Pandai memperkuat deteksi Pagi persoalan masyarakat sekaligus mempercepat penanganan kebutuhan Penduduk di tingkat lingkungan. [tin/kun]