Masyarakat yang sibuk bekerja pada hari kerja kini dapat mengurus Arsip keimigrasian di luar jam kerja reguler. Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Bogor memfasilitasi kebutuhan tersebut dengan membuka pelayanan pembuatan paspor pada akhir pekan, Berkualitas Sabtu maupun Minggu, seperti dilansir dari Detikcom pada Sabtu (4/7/2026). Penemuan di hari Sabtu dikenal dengan nama Medisa atau Melayani di Hari Sabtu yang diselenggarakan langsung di Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Bogor.
Sementara itu, pelayanan hari Minggu mengacu pada instruksi Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Ditjenim Kemenimipas) yang bertempat di GOR Kota Bogor Ketika Penyelenggaraan hari bebas kendaraan bermotor atau car free day (CFD). “Seperti namanya ya, Medisa, Melayani di Hari Sabtu. Tentunya kita itu berinovasi Demi memberikan pelayanan terbaik Demi masyarakat.
Salah satunya pelayanan di hari Sabtu itu yang berbeda kan dilayani di weekend nih,” kata Kasi Teknologi Informasi Dan Komunikasi Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Bogor, Stephanie Arimitry Hutapea kepada wartawan di Posisi, Sabtu (4/7/2026).
Tingginya antusiasme Penduduk terlihat dari ramainya pemohon setiap kali layanan akhir pekan dibuka. Pihak imigrasi mencatat kepadatan kuota ini sudah terjadi bahkan sebelum program Medisa dan instruksi Dirjen Imigrasi Kemenimipas Hendarsam Marantoko Formal berjalan.
“Kita juga beberapa kali kan suka mengadakan event weekend gitu. Setiap kita melaksanakan event di weekend itu selalu penuh biasanya. Jadi dari situ kan kita Pandai Memperhatikan bahwa kalau kita buka pelayanan di hari Sabtu itu biasanya animonya tuh lebih tinggi gitu,” terang Stephanie Arimitry Hutapea.
Lonjakan pemohon tersebut menjadi landasan Primer bagi pihak imigrasi Demi memfomalkan program ini secara berkala. Institusi ini berkomitmen memberikan konsistensi pelayanan demi kenyamanan Penduduk Bogor.
“Karena itulah adanya Medisa. Kita merutinkan pelayanan ini setiap hari Sabtu,” sambung Stephanie Arimitry Hutapea. Program pelayanan paspor pada hari Sabtu ini tercatat sudah berjalan selama enam bulan terakhir. Setiap minggunya, tersedia kuota dasar sebanyak 50 orang pemohon yang pendaftarannya wajib diakses melalui aplikasi Formal.
“Semuanya tuh sebenarnya sama ya, Demi Medisa itu semuanya kita lakukan melalui M-Paspor. Dan sebenarnya selain Medisa, Kantor Imigrasi Bogor juga Terdapat layanan lain yang melakukan pelayanan di luar jam kerja,” ucap Stephanie Arimitry Hutapea. Tertentu Demi layanan hari Minggu, Posisi sengaja ditempatkan di kawasan olahraga karena area CFD Lumrah belum tersedia di Kota Bogor.
Program ini melengkapi rangkaian opsi layanan luar jam kerja yang disediakan oleh Imigrasi Bogor. “Nah, Demi Kota Bogor karena kita belum Terdapat CFD, kita melakukan pelayanan di GOR Kota Bogor. Kita sudah melakukan pelayanan CFD juga dan itu hari Minggu,” pungkas Stephanie Arimitry Hutapea.
