Polisi catat total korban tewas kecelakaan di Indramayu jadi 12 orang

Polisi catat total korban tewas kecelakaan di Indramayu jadi 12 orang

Indramayu, Jawa Barat (ANTARA) – Kepolisian Resor (Polres) Indramayu, Jawa Barat mencatat jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan yang melibatkan tiga kendaraan di Jalur Pantai Utara (Pantura) Distrik Lohbener Indramayu bertambah menjadi 12 orang.

Kepala Satlantas Polres Indramayu AKP Undang Syarif dalam keterangannya di Indramayu, Senin mengatakan tiga korban meninggal dunia di Posisi kejadian. Sedangkan sembilan korban lainnya meninggal Begitu menjalani perawatan di rumah sakit.

“Awalnya di Posisi kejadian Terdapat tiga orang meninggal dunia. Seiring penanganan medis, korban yang dirawat di rumah sakit bertambah meninggal sehingga total korban meninggal menjadi 12 orang,” katanya.

Undang menjelaskan kecelakaan bermula Begitu mobil bak terbuka Daihatsu Gran Max yang baru mengantar rombongan ke acara pernikahan, melaju pulang dan hendak memutar arah di Posisi kejadian.

“Ketika kembali dari mengantar ke tempat pernikahan, kendaraan akan memutar arah, kemudian tertabrak dari belakang oleh kendaraan wing box,” ucap Undang.

Akibat benturan tersebut, kata dia, mobil bak terbuka tersebut terdorong ke depan hingga bertabrakan dengan truk yang datang dari arah berlawanan.

“Setelah terdorong ke depan, dari arah berlawanan datang kendaraan truk sehingga terjadi kecelakaan,” ungkapnya.

Ia menyebut mobil bak terbuka itu mengangkut 17 penumpang dan seorang pengemudi. Adapun, pengemudi Gran Max kemudian meninggal dunia setelah sempat mendapatkan penanganan medis.

“Jumlah penumpang Terdapat 17 orang ditambah satu sopir. Sopir Gran Max juga meninggal dunia,” kata Undang.

Berdasarkan data kepolisian, delapan korban meninggal dunia di RS Bhayangkara dan empat korban lainnya di RS Kawan Plumbon Widasari. Sementara enam korban luka Tetap menjalani perawatan.

Sementara dari data yang dihimpun ANTARA, korban meninggal dunia terdiri atas Yunah, Mohamad Ikbal, Karsnih, Sawen, Sinta, Ayu, Sanerah, Idah, Riyantoni, Atsal Albara, Warkidi, dan Tamara. Adapun, korban luka, yakni Bayu, Jessica, Wandi, Olivia, Komala, dan Sabah.

Sebelumnya, Satlantas Polres Indramayu melaporkan kecelakaan tersebut menyebabkan tiga orang meninggal dunia di Posisi kejadian serta belasan korban lainnya mengalami luka-luka pada Minggu (12/7) siang.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Indramayu Ipda Masnan mengatakan kecelakaan tersebut melibatkan mobil pikap Daihatsu Gran Max, truk Hino wing box, dan truk Hino losbak.

“Pikap Gran Max yang dikemudikan Warkidi berhenti di lajur kanan Begitu melaju dari Jakarta menuju Cirebon, Lampau ditabrak truk Hino wing box dari belakang hingga terdorong dan tertabrak truk Hino losbak dari arah berlawanan,” katanya.