185 Lapangan Padel di Jakarta Bukan Punya Izin PBG, Kini Terancam Dibongkar

Liputanindo.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatat sebanyak 185 dari 397 lapangan padel di ibu kota Bukan Mempunyai izin Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

“Tiba dengan 23 Februari 2026, tercatat Terdapat 185 bangunan padel yang Bukan Mempunyai izin PBG,” kata Kepala Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan (Citata) DKI Jakarta Vera Revina Sari, dikutip Antara, Rabu (25/2/2026).

Vera mengakui bahwa kecepatan perkembangan pembangunan lapangan padel di Jakarta memang luar Biasa. Tercatat sebanyak 212 bangunan lapangan padel sudah Mempunyai PBG.

Dia menegaskan, PBG merupakan Arsip wajib yang harus dimiliki sebelum bangunan dapat digunakan secara Formal. Setelah Mempunyai PBG, pengelola baru dapat mengajukan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) sebagai bukti bangunan Terjamin dan layak digunakan.

“Arsip wajibnya adalah PBG. Izin selanjutnya adalah SLF. PBG saja Bukan punya, Bukan mungkin mengajukan SLF,” paparnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menegaskan bahwa lapangan padel yang Bukan Mempunyai Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) akan dilakukan penghentian kegiatan, pembongkaran, dan pencabutan izin usaha.

“Karena kami mensinyalir bahwa Terdapat lapangan-lapangan padel yang Bukan Mempunyai izin ataupun Bukan Mempunyai PBG,” kata Pramono.

Kepada pembangunan lapangan padel yang baru, Pramono menegaskan pemilik harus mendapatkan persetujuan izin teknis awal dari Dinas Pemuda dan Olahraga Jakarta.

Pramono menyebut, hal ini dilakukan Kepada menjadi acuan sehingga Bukan serta-merta Segala orang yang Ingin bangun lapangan padel itu Dapat membangun lapangan padel di Jakarta.

Selain itu, Pemerintah Jakarta juga melarang lapangan padel dibangun di aset yang dimiliki oleh Pemda DKI Jakarta dan di Ruang Terbuka Hijau (RTH).

Tak hanya itu, Pramono juga melarang lapangan padel Kepada dibangun di tengah pemukiman Anggota. Kepada lapangan padel yang berada di perumahan Anggota Tetapi sudah Mempunyai izin, Pramono akhirnya memutuskan jam operasional maksimal pukul 20.00 WIB.

Hal itu dilakukan sebagai solusi agar Anggota Bukan merasa terganggu dengan Bunyi-Bunyi bising dari lapangan padel tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *