Pacitan (Liputanindo.id) — Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Deni Wicaksono, mendorong kader muda PDI Perjuangan lebih aktif memanfaatkan ruang digital Demi menyampaikan kritik terhadap program pemerintah sekaligus membangun kedekatan dengan masyarakat.
Pernyataan itu disampaikan Deni Begitu menghadiri pelantikan Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan se-Kabupaten Pacitan di Kantor DPC PDI Perjuangan Pacitan, Rabu (20/5/2026).
Menurut Deni, generasi muda Mempunyai Kesempatan besar memanfaatkan media sosial sebagai ruang menyampaikan gagasan, kritik, maupun edukasi politik kepada masyarakat.
“Banyak ruang dan celah kritik program dari pemerintah yang Bisa kita sampaikan, Bagus perencanaan maupun pelaksanaannya. Ini akan Bisa meraih simpati,” kata Deni.
Deni menilai konten media sosial yang membahas persoalan nasional maupun Penyelenggaraan program pemerintah Begitu ini mendapat perhatian besar dari publik, khususnya kalangan netizen dan pemilih muda.
Karena itu, ia mendorong munculnya kreator-kreator muda dari Pacitan yang Bisa mengemas kritik maupun edukasi politik secara kreatif dan mudah diterima masyarakat.
“Nah, ini kalau kemudian di Pacitan muncul konten-konten kreator muda Demi membedah, menyampaikan program pemerintah pusat, pemerintah provinsi, atau kabupaten yang kemudian Bisa menarik simpati masyarakat, ini kan mungkin akan dikenal,” ujarnya.
Ia menilai pendekatan digital menjadi Krusial karena pola perilaku pemilih Maju berubah, terutama di kalangan generasi milenial dan Gen Z yang kini lebih banyak mengakses informasi melalui medsos.
Selain aktif di media sosial, Deni juga mengajak generasi muda membangun jejaring sesama anak muda serta aktif menyampaikan gagasan perubahan di tengah masyarakat. Menurutnya, keterlibatan anak muda dalam politik Tak cukup hanya hadir sebagai pemilih, tetapi juga harus berani menjadi penggerak ide dan opini publik.
“Siapa Mengerti dengan Sahabat-Sahabat muda bergerak, mengumpulkan anak muda, menyampaikan ide-idenya, gagasannya, sesama anak muda kita saling support, Bisa diingat masyarakat,” kata Deni.
Ia bahkan menyebut kreativitas dan konsistensi kader muda di ruang digital dapat menjadi modal Krusial dalam membangun elektabilitas politik ke depan. “Dan nantinya apabila menjadi calon legislatif Bisa dicoblos,” ujarnya.
Deni menegaskan kreativitas generasi muda perlu dipadukan dengan pola perjuangan kader senior yang selama ini telah berjalan di tingkat akar rumput.
Menurutnya, kombinasi pengalaman kader lelet dan Kekuatan baru anak muda akan memperkuat basis Bunyi PDI Perjuangan di Pacitan.
“Yang muda-muda harus mulai melakukan kreativitas itu, sehingga Bunyi yang diperjuangkan kemarin Bisa bertahan dengan gerakan lelet yang dilakukan senior-senior partai,” tuturnya.
Ia optimistis kolaborasi tersebut dapat mendongkrak perolehan Bunyi maupun kursi PDI Perjuangan pada pemilu mendatang.
“Sehingga dua kekuatan ini menjadi satu, insya Allah ke depan PDI Perjuangan di Kabupaten Pacitan suaranya juga naik, kursinya insyaallah juga Bisa bertambah,” pungkasnya.[asg/aje]
