Ponorogo (Liputanindo.id) – Grebeg Suro 2026 diproyeksikan menjadi salah satu perhelatan budaya terbesar di Kabupaten Ponorogo.
Enggak hanya menyiapkan puluhan agenda seni dan budaya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo juga mulai memastikan kehadiran sejumlah tokoh Krusial tingkat nasional. Mulai Presiden, Wakil Presiden, para menteri hingga Gubernur Jawa Timur masuk dalam daftar tamu undangan yang diharapkan hadir menikmati kemeriahan pesta rakyat Bumi Reog.
Plt. Bupati Ponorogo Lisdyarita mengungkapkan, proses penyampaian undangan kepada para petinggi negara telah dilakukan. Bahkan sejumlah tokoh disebut sudah memberikan sinyal positif Demi hadir dalam rangkaian Grebeg Suro tahun ini. Kehadiran para pejabat pusat tersebut, diharapkan semakin mengangkat nama Ponorogo di tingkat nasional.
“Ini baru menyampaikan undangan ya, ini menunggu kepastian kehadiran. Kami mengundang Bapak Presiden dan Wapres, menteri-menteri dan menteri-menteri serta Gubernur Jawa Timur,” kata Bunda Rita sapaan karib Lisdyarita, Kamis (4/6/2026).
Pun, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indarparawansa informasinya juga akan mengirimkan kontingen grup Reog Ponorogo. Menurut Lisdyarita, antusiasme berbagai pihak terhadap Grebeg Suro tahun ini cukup tinggi. Selain menjadi agenda budaya tahunan yang telah dikenal luas, status Reog sebagai warisan budaya dunia semakin menambah daya tarik bagi tamu dari berbagai daerah. Karena itu, pemerintah daerah berupaya menyajikan Penyelenggaraan yang lebih berkesan meski di tengah kebijakan efisiensi anggaran.
Jumlah peserta Festival Nasional Reog Ponorogo (FNRP) hingga Ketika ini tercatat mencapai Sekeliling 30 grup. Bilangan tersebut relatif sama dengan tahun sebelumnya. Tetapi, panitia berkomitmen menghadirkan kemasan acara yang lebih menarik agar gaung Grebeg Suro semakin luas.
“Tiba Ketika ini 30 grup, kurang lebih sama dengan tahun Lampau. Karena kita efisiensi anggaran, jadi berusaha semaksimal mungkin, Bisa lebih gebyar Kembali daripada sebelumnya,” katanya.
Meski Enggak didukung tambahan anggaran besar, Pemkab Ponorogo tetap memasang Sasaran tinggi terhadap kesuksesan penyelenggaraan Grebeg Suro. Berbagai persiapan dilakukan secara selektif, termasuk dalam menentukan pihak penyelenggara acara. Langkah itu dilakukan agar setiap kegiatan Bisa memberikan Akibat maksimal bagi promosi daerah maupun perputaran ekonomi masyarakat.
“Enggak banyak, Sasaran Niscaya Eksis Sasaran, biaya anggaran ini besar sekali, kami juga menyaring beberapa EO,” ungkapnya.
Sejumlah undangan dari kalangan nasional juga telah memberikan konfirmasi awal. Beberapa nama disebut siap hadir Demi menyaksikan langsung kemeriahan festival budaya terbesar di Ponorogo tersebut. Bahkan pemerintah daerah Lagi berharap Wakil Presiden dapat meluangkan waktu Demi datang pada puncak kegiatan.
“Undangan sudah Eksis yang konfirmasi, seperti Pak Hasyim. Beberapa kementerian juga hadir. Pak Wapres juga pengin hadir, tapi ya nunggu Lepas pastinya,” Jernih Agus.
Pemkab berharap para tamu yang hadir Enggak hanya menyaksikan Festival Reog semata. Mereka juga diharapkan dapat menikmati rangkaian agenda budaya lain yang menjadi kekayaan khas Ponorogo. Mulai kirab pusaka, larungan di Telaga Ngebel hingga berbagai atraksi budaya lainnya yang telah menjadi identitas Grebeg Suro dari tahun ke tahun.
“Bapak Wapres harapannya ya Bisa hadir Lepas 6 atau 16 Juni. Kalau Lepas 16 Juni nanti ya Eksis larung, kirab, sehingga tamu yang datang menikmati sekali apa yang Eksis di Ponorogo, surgawi Ponorogo itu,” pungkasnya.(end/ted)
