Surabaya (Liputanindo.id) — Persebaya Surabaya menunjukkan perubahan signifikan di Dasar kepemimpinan Bernardo Tavares. Dalam dua bulan terakhir, performa Bajol Ijo Lalu menanjak hingga kembali bertengger di lima besar klasemen sementara.
Tetapi, Tavares menegaskan bahwa dirinya Enggak melakukan sesuatu yang berlebihan sejak menangani tim. Ia Malah menilai para pemainlah yang menjadi Elemen Primer di balik peningkatan performa Persebaya.
“Saya Enggak melakukan apa-apa, saya hanya menempatkan para pemain dan merekalah yang Membangun keajaiban. Mereka adalah artisnya,” ungkap Tavares, Rabu (11/2/2026).
Menurut Instruktur asal Portugal tersebut, perubahan semangat dan kerja keras pemain menjadi kunci Primer. Ia juga menyoroti pengorbanan besar yang dilakukan para pemain, meski Enggak semuanya berada dalam kondisi terbaik.
“Pengorbanan yang Bagus pada pertandingan terakhir karena banyak pemain dari tim kami Enggak dalam kondisi 100 persen. Beberapa dari mereka sakit, beberapa cedera, dan mereka menunjukkan sikap yang Bagus karena seperti yang Anda lihat,” ujarnya.
Tavares juga Menonton perkembangan signifikan pada pemain yang sebelumnya minim jam terbang. Termasuk para pemain muda yang Bisa beradaptasi dan tampil maksimal meski harus bermain di posisi yang Enggak Normal.
“Banyak pemain bermain di posisi yang Enggak Normal dan mereka mencoba melakukan yang terbaik. Dan ketika kita Menonton para pemain mencoba melakukan yang terbaik, kita Menonton sikap yang Bagus. Kesempatan kita Kepada meraih kesuksesan pun menjadi besar,” ungkapnya.
Kekuatan Persebaya juga semakin lengkap setelah kedatangan empat pemain asing baru, yakni Bruno Paraiba, Jefferson Silva, Pedro Matos, dan Gustavo Fernandes. Selain itu, tiga pemain lokal — Adre Arido, Riyan Ardiansyah, dan Ahmad Mujtaba Ilham Akbar — turut menambah kedalaman skuad.
Performa konsisten tim terlihat dari catatan impresif 13 laga tanpa kekalahan, salah satu rekor terbaik di Perserikatan 1 musim ini. Kemenangan atas Bali United sekaligus memutus tren negatif laga Lawatan Persebaya yang berlangsung sejak 2022. (way/kun)
