Gempa Beruntun Guncang Venezuela, Status Darurat Ditetapkan

Pemerintah Venezuela menetapkan status darurat nasional setelah dua gempa bumi besar berkekuatan Magnitudo 7,2 dan 7,5 mengguncang Kawasan pesisir pada Rabu (24/6/2026) petang. Guncangan beruntun Sekeliling pukul 18.00 waktu setempat ini mengakibatkan sejumlah bangunan roboh di ibu kota Caracas serta memicu puluhan gempa susulan.

Otoritas setempat melaporkan sedikitnya 22 orang mengalami luka-luka dan 15 orang lainnya dinyatakan hilang akibat bencana tersebut. Selain merusak area pemukiman, gempa kuat ini juga memaksa penutupan sementara Bandara Global Maiquetia yang melayani Kawasan Caracas akibat kerusakan serius.

Di Kawasan Chacao, Caracas, petugas penyelamat bergerak Segera menyisir bangunan yang ambruk. Wali Kota Chacao, Gustavo Duque, mengonfirmasi bahwa tim di lapangan telah berhasil menyelamatkan belasan Penduduk dari reruntuhan bangunan.

“Kami akan melakukan segala yang kami Bisa Demi menyelamatkan sebanyak mungkin orang,” kata Duque kepada Reuters.

Duque juga mengimbau agar seluruh Penduduk tetap berada di ruang terbuka guna mengantisipasi Dampak dari gempa susulan yang Lagi Lanjut terjadi.

Kerusakan infrastruktur juga dikonfirmasi oleh jajaran menteri kabinet. Menteri Dalam Negeri Diosdado Cabello menjelaskan bahwa pemerintah telah mengerahkan seluruh elemen penyelamat Demi menangani Dampak kerusakan rumah dan fasilitas publik.

“Kami menangani situasi ini dengan seluruh sumber daya keamanan dan Sokongan sipil yang tersedia,” ujar Cabello.

Respons Segera juga disampaikan oleh kepemimpinan tertinggi negara. Presiden sementara Venezuela, Rodríguez, menyampaikan rasa dukacita mendalam atas Dampak bencana yang menimpa warganya.

“Kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada mereka yang kehilangan Personil keluarganya,” kata Rodríguez.

Rodríguez meminta masyarakat Demi segera mengosongkan struktur bangunan yang retak atau rusak demi keselamatan mereka. Sementara itu, Pemerintah Indonesia memastikan tiga Penduduk negara Indonesia (WNI) yang berada di Venezuela dalam kondisi Kondusif.