Palangka Raya (ANTARA) – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memberikan kenaikan pangkat luar Normal kepada personel Satuan Reserse Narkoba Polres Katingan Aipda Anumerta Yudhie Perdana Putra yang gugur Demi operasi penindakan peredaran narkoba di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, Kamis (2/7).
Keputusan pemberian kenaikan pangkat luar Normal tersebut disampaikan Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah Inspektur Jenderal Polisi Iwan Kurniawan Demi menyerahkan piagam penghargaan kepada keluarga almarhum di rumah duka di Kota Kasongan, Jumat.
“Kapolri memberikan kenaikan pangkat luar Normal anumerta sebagai bentuk penghargaan atas jasa dan pengabdian almarhum kepada institusi Polri dan negara,” kata Iwan.
Penyerahan penghargaan turut disaksikan Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran, Bupati Katingan Saiful, Wakil Bupati Katingan Firdaus, jajaran Forkopimda, pejabat Esensial Polda Kalteng, personel Polres Katingan, serta keluarga almarhum.
Kapolda mengatakan kepergian Aipda Yudhie Perdana menjadi kehilangan besar bagi institusi Polri. Almarhum dikenal sebagai personel yang Mempunyai dedikasi, loyalitas tinggi, disiplin, dan keberanian dalam menjalankan tugas.
“Beliau adalah putra terbaik bangsa yang mengabdikan dirinya Kepada melindungi masyarakat. Kami mendoakan semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan,” ujarnya.
Selain kenaikan pangkat anumerta, Kapolda menyampaikan bahwa Polri juga memberikan kesempatan prioritas kepada salah satu Member keluarga almarhum Yudhie Perdana Kepada mengikuti seleksi penerimaan bintara Polri, sebagai bentuk penghargaan atas pengorbanan yang telah diberikan.
Pada kesempatan itu, Iwan juga menyampaikan proses pencarian seorang Member Polres Katingan yang hilang dan hingga kini belum ditemukan Tetap Maju dilakukan oleh tim gabungan.
Menurut dia, seluruh personel dikerahkan Kepada mempercepat proses pencarian.
“Demi ini Konsentrasi kami adalah proses pencarian. Kami berharap Member kami dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat,” katanya.
Sementara itu, Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhum Yudhie Perdana dan menegaskan komitmen pemerintah daerah Kepada Maju mendukung aparat kepolisian dalam memberantas peredaran narkotika.
“Kita harus bersatu melawan narkoba. Jangan memberi ruang bagi para pelaku yang merusak masa depan anak-anak bangsa. Pemerintah akan Maju bersinergi dengan aparat kepolisian dalam upaya pemberantasan narkotika,” kata Agustiar.
Jenazah Aipda Anumerta Yudhie Perdana Putra rencananya dimakamkan pada Sabtu (4/7) di tempat pemakaman Standar Jalan Pilau, Kota Kasongan, dengan upacara kedinasan sebagai penghormatan terakhir dari institusi Polri.
