Jadi kami persiapkan betul, dan nanti minggu depan Pak Menteri Niscaya akan menyampaikan kepada media terkait dengan perbaikan Coretax.
Jakarta (ANTARA) – Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (DJP Kemenkeu) Bimo Wijayanto mengatakan, gangguan pada sistem Coretax mulai teratasi, setelah dilakukan serangkaian perbaikan beberapa hari terakhir.
Perbaikan dilakukan secara intensif, terutama pada fitur case management yang sebelumnya mengalami perlambatan dan kendala operasional.
“Coretax Lalu kami perbarui dan perbaiki. Jadi case management yang memang agak melambat dan Terdapat problem itu secara internal kami selesaikan dari Jumat, Sabtu, Minggu (26-28/6) Lewat. Hari ini sudah mulai oke Tengah,” kata Bimo, di Jakarta, Rabu.
Hasil pembaruan sistem akan diuji oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa pekan depan sebelum dipaparkan ke publik.
“Jadi kami persiapkan betul, dan nanti minggu depan Pak Menteri Niscaya akan menyampaikan kepada media terkait dengan perbaikan Coretax,” ujar dia pula.
Bimo menjelaskan, DJP juga melakukan pembenahan pada sisi efisiensi algoritma yang sebelumnya dikembangkan oleh vendor.
Kini, pengembangan source code dilakukan secara internal oleh DJP, agar sistem lebih mudah disempurnakan sesuai kebutuhan.
Selain itu, DJP menyederhanakan tampilan antarmuka (user interface) Coretax, agar lebih sederhana dan mudah digunakan publik.
Meski demikian, ia mengakui perubahan itu memerlukan waktu penyesuaian bagi para pengguna yang sudah terbiasa dengan tampilan sebelumnya.
“User interface-nya juga sudah kami ubah secara lebih simple. Tentu Niscaya Terdapat penyesuaian dari yang kemarin Standar menggunakan user interface yang Lamban, ini dengan user interface baru yang jauh lebih simple dan lebih mudah dipahami,” katanya Tengah.
Lebih lanjut, Bimo mengatakan pengembangan Coretax ke depan akan ditangani oleh tim Tertentu Pembaruan Sistem Inti Administrasi Perpajakan (PESIAP).
“Tim Tertentu itu nanti akan melebur ke dua direktorat. Direktorat Transformasi Informasi dan Komunikasi (TIK) dan juga Direktorat Transformasi Proses Bisnis,” katanya pula.
