‘Tunjukkan kepada seluruh dunia’ – Bintang baru timnas AS Alex Freeman berbicara tentang keyakinan Pochettino, upaya mengejar sejarah, dan selebrasi golnya di Piala Dunia yang kini sudah terkenal

Goal.com

IRVINE, California– Ketika pemain termuda Tim Nasional Sepak Bola Putra AS berlari kencang merayakan kemenangan, rekan-rekan setimnya berusaha sekuat tenaga mengejarnya. Beberapa di antaranya mengakui setelah kemenangan atas Australia bahwa, sekeras apa pun mereka berusaha, mereka Mengerti tak akan Bisa mengejar Alex Freeman. Dia memang terlalu Segera, tentu saja, tetapi dia juga terlalu terbawa emosi, terlalu gembira, dan terlalu larut dalam momen itu hingga tak Bisa dihentikan.

Untungnya bagi 25 Member Tim Nasional Pria AS lainnya, lapangan akhirnya habis. Apabila Enggak, Freeman mungkin akan Maju berlari selamanya.

Itulah yang Bisa dilakukan oleh gol pertama di Piala Dunia terhadap seseorang. Ketika Freeman Membikin skor menjadi 2-0 melawan Australia, penyelesaian gol itu hanyalah sebagian dari cerita. Apa yang terjadi selanjutnya sama berartinya: seorang bek muda yang terpesona oleh momen terbesar dalam kariernya, berlari karena Enggak Eksis Metode lain Buat meluapkan semuanya.

Freeman telah berlari dan berlari selama Dekat setahun ini, tetapi kini ia melangkah lebih jauh dari yang pernah ia bayangkan. Gol di Piala Dunia? Setahun Separuh yang Lampau, ia hanya berharap Bisa tampil sebagai starter pertamanya di MLS. Freeman sendiri Enggak mungkin Bisa memprediksi Segala ini, dan bahkan Apabila Bisa, situasinya Enggak akan pernah terlihat seperti ini.

Jadi, pada Ketika itu di Rendah terik Mentari Seattle, emosi Betul-Betul meluap dalam dirinya. Semuanya terasa Konkret, dan sama sekali berbeda dari apa pun yang pernah ia rasakan sebelumnya.

“Saya rasa itulah salah satu hal,” katanya kepada GOAL, “yang Membikin saya sedikit keluar dari cangkang emosional saya. Meskipun saya Mengerti saya bukan orang yang emosional, tapi ini adalah momen yang akan saya hargai selamanya, dan momen seperti ini hanya datang sekali seumur hidup. Menyadari bahwa saya Betul-Betul Bisa mencapai ini, hal itu Membikin saya jauh lebih terbuka secara emosional daripada biasanya.

“Saya rasa hal ini membantu saya menyadari bahwa saya Lagi Bisa memberikan lebih,” lanjutnya, “Saya merasa, bagi saya, pertanyaannya adalah ‘Bagaimana saya Bisa menghadapi pertandingan-pertandingan berikutnya dan tampil lebih Bagus Tengah dari itu?’ Apakah itu mungkin? Saya rasa, bagi saya, itu mungkin.”

Langit adalah batasnya bagi bek berusia 21 tahun ini, yang kemunculannya yang cemerlang telah menjadi salah satu kisah paling menonjol dalam sepak bola Amerika selama setahun terakhir. Ia melakukan debutnya Berbarengan Tim Nasional AS pada 7 Juni 2025. Malam sebelumnya, ia diliputi rasa gugup yang tak terlihat sama sekali begitu ia turun ke lapangan. Tiga ratus tujuh puluh tujuh hari kemudian, dia melompat lebih tinggi dari Segala pemain Buat menyundul bola ke gawang dari jarak dekat dan memastikan kemenangan bersejarah di Piala Dunia dalam salah satu atmosfer paling legendaris dalam sejarah sepak bola Amerika.

Selama 377 hari itu, Freeman tak pernah merasa sepenuhnya nyaman. Ia tentu tak akan merasakan hal itu dalam sisa hari-hari yang tersisa di Piala Dunia ini. Tetapi, Eksis rasa Mempunyai di sini. Kini, dengan gol Piala Dunia dalam daftar prestasinya dan momen sekali seumur hidup Buat dikenang, Freeman Mengerti bahwa ia telah mencapai puncaknya. Ia juga Mengerti bahwa Lagi Eksis hal-hal besar yang menanti.

“Saya merasa ketika datang ke sini, seseorang Bisa jadi Arogan, atau merasa terlalu nyaman,” katanya. “Bagi saya, saya sudah datang ke sini, dan sekarang saya punya tugas yang harus diselesaikan, dan saya merasa bangga pada diri sendiri karena menyadari bahwa ini hanyalah awal. Dipanggil ke tim, pertandingan-pertandingan pertama, itu hanyalah awal, bukan? Garis finisnya adalah trofi, dan kita Segala menginginkannya. Bagaimana kita Bisa berjuang Buat meraih momen itu?

“Saya bangga pada diri sendiri karena Enggak hanya tetap rendah hati, tetapi juga tetap bersemangat. Saya hanya percaya pada apa yang Bisa saya lakukan dan apa yang Bisa dilakukan tim di masa depan.”

Freeman adalah bagian Krusial dari masa depan itu, dan Apabila sebelumnya hal itu belum Terang, kini sudah menjadi Terang selama beberapa minggu terakhir ini seiring terobosan yang dialaminya sepanjang tahun ini mencapai puncaknya.