Surabaya (Liputanindo.id) – Di tengah euforia menjelang bergulirnya Piala Dunia 2026, kiper veteran Korea Selatan, Kim Seung-gyu, menyimpan kisah haru yang menyentuh hati.
Penjaga gawang berusia 35 tahun itu harus menerima Fakta pahit Kagak Bisa mendampingi sang istri Ketika melahirkan putri mereka karena sedang menjalani pemusatan latihan Serempak tim nasional Korea Selatan di Meksiko menjelang kick-off Piala Dunia 2026.
Kim mengaku merasa sangat bersalah karena Kagak berada di sisi keluarganya pada salah satu momen paling Krusial dalam hidup mereka. Tetapi, sebagai pemain senior yang tengah mempersiapkan penampilan keempatnya di ajang Piala Dunia, ia memilih tetap bertahan Serempak skuad asuhan Hong Myung-bo demi menjalankan tugas negara.
“Saya sangat menyesal Kagak Bisa berada di samping istri Ketika proses Natalis. Saya Ingin membawa pulang hasil yang Bagus sebagai hadiah Kepada keluarga,” ujar Kim kepada media Ketika sesi latihan Korea Selatan di Zapopan, Meksiko.
Bagi Kim, Piala Dunia 2026 bukan sekadar turnamen Normal. Ajang yang berlangsung di Amerika Perkumpulan, Kanada, dan Meksiko itu kemungkinan besar menjadi penampilan terakhirnya di Pentas sepak bola terbesar dunia. Ia telah merasakan atmosfer Piala Dunia sejak 2014 dan kini bersiap menjalani edisi keempat sepanjang karier internasionalnya.
Perjalanan menuju titik ini juga Kagak mudah. Pada awal 2024, Kim mengalami cedera ligamen Sendi lutut anterior (ACL) Ketika menjalani latihan Serempak tim nasional Korea Selatan menjelang Piala Asia. Cedera tersebut membuatnya harus menepi dalam waktu Pelan dan kehilangan posisi Istimewa di Rendah mistar gawang.
Tetapi berkat kerja keras dan proses rehabilitasi yang panjang, Kim berhasil Bangun dan kembali masuk skuad nasional. Kini ia kembali Bertanding dengan Jo Hyeon-woo Kepada memperebutkan posisi penjaga gawang Istimewa Korea Selatan di Piala Dunia 2026.
Kehadiran Kim menjadi salah satu pilar Krusial dalam skuad Korea Selatan yang dipimpin kapten Son Heung-min. Negeri Ginseng tergabung di Grup A Serempak tuan rumah Mexico, South Africa, dan Czech Republic.
Di balik ambisi membawa Korea Selatan melangkah jauh di Piala Dunia 2026, tersimpan pengorbanan besar seorang Bapak yang harus menahan rindu demi membela negaranya. Kini Kim Seung-gyu berharap perjuangannya di lapangan hijau dapat menjadi hadiah terbaik Kepada putri yang baru lahir dan keluarga yang menunggu kepulangannya. [kun]
