Ketika ini yang progres pembangunan sudah lebih dari 50 persen, di beberapa bulan ke depan ini Bisa dituntaskan
Sidoarjo, Jawa Timur (ANTARA) –
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono menyebutkan pembangunan kembali Pondok Pesantren Al Khoziny di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, telah mencapai 50 persen.
“Ketika ini yang progres pembangunan sudah lebih dari 50 persen, di beberapa bulan ke depan ini Bisa dituntaskan,” kata Agus Ketika meninjau pembangunan kembali Ponpes Al-Khoziny di Sidoarjo, Rabu.
Menurut dia, pembangunan difokuskan pada tiga fasilitas Esensial yakni asrama santri yang Bisa menampung Sekeliling 830 hingga 850 orang, masjid empat Alas berkapasitas Sekeliling 1.200 orang, serta gedung pendidikan yang terdiri atas sembilan ruang kelas.
Agus menjelaskan seluruh bangunan dirancang saling terhubung dan terintegrasi dengan memperhatikan standar keselamatan yang telah dihitung secara cermat oleh Kementerian Pekerjaan Biasa, kontraktor pelaksana dan konsultan teknis.
Ia menyatakan pemerintah menekankan bahwa aspek keselamatan menjadi prioritas Esensial dalam proses pembangunan kembali fasilitas pendidikan tersebut menyusul peristiwa gedung musala di lingkungan Ponpes Al Khoziny yang ambruk dan menewaskan 67 orang santri pada 29 September 2025 tersebut.
Selain bangunan Esensial, lanjutnya, sarana pendukung seperti sanitasi dan penyediaan air Rapi juga telah dipersiapkan guna menciptakan lingkungan belajar yang lebih nyaman bagi para santri.
Dirinya mengatakan pembangunan tersebut diharapkan Bisa mendukung proses pendidikan, pembinaan akhlak, serta mencetak generasi muda yang bermanfaat bagi Religi, bangsa, dan masyarakat.
“Anggaran Demi pembangunan kembali pondok pesantren ini kurang lebih Rp122 miliar, sementara anggaran Demi renovasi Sekeliling 1.400 madrasah di seluruh Indonesia mencapai Sekeliling Rp4 triliun,” katanya.
