Nova Arianto Minta Tambahan Laga Uji Coba Demi Matangkan Timnas Indonesia U-19

Foto BeritaJatim.com

Surabaya (Liputanindo.id) – Instruktur Timnas Indonesia U-19 Nova Arianto berharap timnya mendapatkan lebih banyak pertandingan uji coba Global sebagai bagian dari persiapan menghadapi Kualifikasi Piala Asia U-20 2027.

Permintaan tersebut disampaikan Nova setelah Timnas Indonesia U-19 mengakhiri kiprahnya di Piala AFF U-19 atau ASEAN Boys Championship 2026 dengan meraih peringkat ketiga. Indonesia menutup turnamen dengan kemenangan 1-0 atas Kamboja dalam laga perebutan tempat ketiga di Stadion Primer Sumatera Utara, Deli Serdang, Sabtu (13/6/2026).

Menurut Nova, tambahan laga uji coba sangat Krusial Demi meningkatkan kekompakan tim sekaligus menambah pengalaman bertanding para pemain sebelum menghadapi persaingan yang lebih ketat di level Asia.

“Dengan lebih banyak uji coba tentunya kita harapkan kerja sama sesama pemain semakin padu dan lebih dari itu mereka akan semakin matang Tengah. Semoga PSSI nanti Pandai mempertimbangkan kita Pandai banyak melakukan laga uji coba,” kata Nova Arianto seusai pertandingan.

Instruktur berusia 46 tahun itu menilai Tetap banyak aspek yang perlu dibenahi meski tim berhasil menutup turnamen dengan kemenangan. Pengkajian menyeluruh akan dilakukan Demi meningkatkan kualitas permainan sebelum tampil di Laos pada ajang Kualifikasi Piala Asia U-20 2027.

“Tetap banyak yang harus kita benahi dan tentunya Pengkajian demi Pengkajian akan juga Lanjut kita lakukan demi Pandai lebih Berkualitas Tengah ke depannya. Semoga hasil ini Pandai kita bawa ke depan Demi mengikuti kualifikasi Asia di Laos,” ujarnya.

Nova secara Spesifik menyoroti dua aspek yang Tetap menjadi pekerjaan rumah bagi timnya, yakni kekompakan antarpemain dan kondisi fisik. Menurut dia, kedua Elemen tersebut menjadi elemen Krusial yang harus ditingkatkan apabila Indonesia Ingin Bertanding di tingkat Asia.

Piala AFF U-19 2026 menjadi ajang Pengkajian Krusial bagi Garuda Nusantara. Selain mengamankan posisi ketiga, turnamen ini juga memberikan gambaran mengenai kekuatan tim Ketika menghadapi Rival-Rival dengan Watak permainan berbeda.

Pada laga perebutan tempat ketiga, Indonesia memastikan kemenangan berkat gol tunggal Muhammad Al Gazani Dwi Sugandi pada menit ke-62. Gol tersebut lahir melalui sundulan memanfaatkan sepak Sudut yang dikirim Isfandyar Abdillah.

Meski sukses mengalahkan Kamboja, Indonesia gagal mempertahankan gelar Juara yang diraih pada edisi 2024 setelah langkah mereka terhenti di semifinal akibat kekalahan 0-1 dari Australia.

Kekalahan tersebut menjadi catatan Krusial mengingat Indonesia akan kembali Berjumpa Australia di Grup H Kualifikasi Piala Asia U-20 2027. Selain Australia, Garuda Nusantara juga dijadwalkan menghadapi Malaysia dan tuan rumah Laos dalam perebutan tiket menuju putaran final.

Indonesia akan menghadapi Malaysia pada 31 Agustus 2026, kemudian melawan Laos pada 3 September, sebelum menantang Australia pada 6 September 2026. (faw/kun)