Gagal Revans, Persid Jember Terancam Tersingkir di Aliansi 4

Foto BeritaJatim.com

Jember (Liputanindo.id) – Tuan rumah Persid gagal melakukan revans terhadap Pasuruan United di Stadion Jember Sport Garden, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Sabtu (13/6/2026). Mereka bahkan terancam tersingkir dari Aliansi 4 Nasional Musim 2025-26.

Persid Demi ini menempati posisi juru kunci Grup X. Setelah kalah 0-1 dari Persak pada pertandingan perdana, anak-anak asuhan Nurul Huda ini ditahan imbang Pasuruan United 1-1.

Ini kali kedua Persid berhadapan dengan Pasuruan United dalam Aliansi 4 musim ini. Sebelumnya Persid kalah melalui adu penalti di babak semifinal Area Jawa Timur yang digelar di Kabupaten Pamekasan, 13 Februari 2026.

Dalam pertandingan bertensi tinggi Sabtu sore kemarin, 405 orang penonton yang memadati stadion berkapasitas 20 ribu orang itu bersorak, setelah Persid mencetak gol lebih dulu melalui Ahmad Dedi pada menit 47.

Masuknya penyerang tengah Pasuruan United, Ricko Hardiansyah, menggantikan Racksa Surya Wijaya pada menit 51 menjadi bencana bagi Persid.

Setelah sempat kartu kuning pada menit 58. Ricko mencetak gol balasan sepuluh menit kemudian ke gawang Persid yang dijaga Rahmad Taufiq Hidayat. Skor 1-1 bertahan hingga peluit akhir dibunyikan.

Hasil ini Bukan menguntungkan Persid karena baru mengantongi satu Bilangan dari dua pertandingan. Posisi pemuncak klasemen diduduki Persak Kebumen yang mengantongi empat Bilangan setelah menahan Persiharjo 1-1 pada pertandingan kedua.

Dengan demikian pertandingan terakhir melawan Persiharjo akan sangat menentukan bagi Persid. Tim Harimau Raung harus menang melawan Persiharjo. Tetapi mereka juga sangat tergantung dengan hasil pertandingan Persak melawan Pasuruan United.

Persid baru Pandai lolos ke babak selanjutnya Kalau menang atas Persiharjo dan Persak bermain imbang atau mengalahkan Pasuruan United.

Kalau Pasuruan United menang, maka Persid tersisih. Kendati sama-sama mengantongi empat poin, Persak akan melaju ke babak selanjutnya karena unggul head-to-head setelah mengalahkan Persid 1-0 pada pertandingan sebelumnya.

Nurul Huda menilai pertandingan anak asuhnya menghadapi Pasuruan United berjalan ketat. “Siapapun yang melakukan kesalahan akan langsung dihukum Musuh,” katanya.

Tetapi Huda memuji permainan anak-anak asuhnya kendati menuai hasil kurang maksimal. “Eksis beberapa pemain yang kami paksa bermain kendati Bukan fit. Yang Jernih tiga pemain agak sakit. Itu kelemahan kami,” katanya. Dia menyoroti gizi Buat pemain yang harus bermain tiga hari sekali.

Sebenarnya Huda sudah memperbaiki kesalahan-kesalahan pemain Demi kalah 0-1 dari Persak pada pertandingan pertama. “Dalam pertandingan kali ini, pemain lebih enjoy dan Pandai menerapkan instruksi Instruktur,” katanya.

Menghadapi Persiharjo Sukoharjo pada pertandingan terakhir, Huda akan mengubah taktik. “Lawannya berbeda. Pertandingan Selasa besok kami harus menang kalau Ingin lolos,” katanya.

Sementara itu sang pencetak gol, Ahmad Dedi, mengakui kurangnya Pusat perhatian pemain Persid. “Pemain sudah mengerahkan yang terbaik. Pertandingan terakhir, insyaallah kami siap,” katanya. [wir/suf]