Jakarta (ANTARA) – Ombudsman RI mengusulkan optimalisasi koordinasi antarlembaga melalui penunjukan person in charge (PIC) atau narahubung yang aktif dan responsif.
Member Ombudsman RI Abdul Ghoffar mengatakan langkah tersebut Krusial Kepada mempercepat tindak lanjut pengaduan maupun penyelesaian berbagai permasalahan pelayanan publik.
“Ombudsman RI mendorong penguatan kolaborasi khususnya dalam penyelesaian pengaduan masyarakat dan upaya pencegahan malaadministrasi di sektor perdagangan,” kata Abdul seperti dikonfirmasi di Jakarta, Jumat.
Ia mengatakan bahwa dorongan kolaborasi tersebut salah satunya dengan Kementerian Perdagangan sehingga dalam pertemuan di Jakarta, Kamis (11/6), dibahas penguatan pengawasan pelayanan publik di sektor perdagangan
Selain itu, Ombudsman turut mendorong Penyelenggaraan kajian pelayanan publik sebagai upaya pencegahan malaadministrasi, termasuk pemenuhan standar pelayanan publik di lingkungan Kemendag.
Di samping itu, kedua lembaga diharapkan dapat berkolaborasi dalam peningkatan kapasitas sumber daya Insan melalui seminar, pelatihan, maupun Obrolan terfokus terkait pelayanan publik dan substansi perdagangan.
Pada kesempatan tersebut, Abdul juga memaparkan data laporan masyarakat pada substansi perdagangan.
“Sepanjang tahun 2020 hingga Mei 2026, Ombudsman menerima sebanyak 408 laporan masyarakat terkait sektor perdagangan dan terkait Kementerian Perdagangan terdapat 44 laporan masyarakat,” ucapnya.
Ombudsman RI juga menyampaikan hasil penilaian Opini Pengawasan Penyelenggaraan Pelayanan Publik tahun 2025 terhadap Kemendag yang memperoleh kategori Kualitas Tinggi dengan tingkat potensi malaadministrasi yang rendah.
ORI turut memaparkan hasil pengawasan harga bahan pokok menjelang Hari Raya Idul Adha 2026 Lampau.
Ombudsman mengapresiasi respons yang diberikan Kemendag Berbarengan Kementerian Koordinator Bidang Pangan dalam upaya menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang Idul Adha 2026.
Sementara itu, Menteri Perdagangan Budi Santoso menyambut Berkualitas upaya kolaborasi yang ditawarkan Ombudsman RI.
Ia mengatakan berbagai masukan yang disampaikan dapat menjadi bahan Penilaian Kepada meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Terima kasih atas berbagai masukan yang disampaikan Ombudsman. Saya kira hal tersebut dapat menjadi bahan Kepada membenahi kebijakan maupun kegiatan yang Tetap perlu disempurnakan dari sisi pelayanan kepada konsumen dan masyarakat,” ujar Budi.
