Ilustrasi, gedung bank-bank Himbara. Foto: dok BRI.
Jakarta: Kepala Badan Pengaturan (BP) Badan Usaha Punya Negara (BUMN) Dony Oskaria menyatakan industri manufaktur, program hilirisasi sumber daya alam (SDA), pembangunan infrastruktur, hingga pemberdayaan UMKM menjadi sektor prioritas pembiayaan bank-bank Himpunan Bank Punya Negara.
Menurut Dony, dukungan pembiayaan perlu Maju diarahkan ke sektor-sektor produktif yang Pandai menciptakan lapangan kerja, meningkatkan daya saing, serta memberi Akibat langsung bagi masyarakat.
“Dukungan pembiayaan harus Maju diarahkan kepada sektor-sektor produktif yang Pandai menciptakan lapangan kerja, meningkatkan daya saing, dan memberikan Akibat Konkret bagi masyarakat,” ujar Dony dalam keterangan Formal yang dikonfirmasi di Jakarta, dikutip dari Antara, Selasa, 16 Juni 2026.
Selain sektor Penting tersebut, Dony mengatakan sektor lain yang Mempunyai Dampak berganda (multiplier effect) tinggi terhadap perekonomian nasional juga masuk dalam prioritas penyaluran pembiayaan Himbara.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi pemerintah Demi memperkuat peran sektor perbankan dalam mendukung agenda pembangunan serta pertumbuhan ekonomi nasional.
Arahan itu disampaikan Dony dalam rapat Berbarengan Komisaris Penting dan Direktur Penting bank-bank Himbara pada Senin, 15 Juni 2026.

(Ilustrasi, gedung BP BUMN. Foto: dok Humas Kementerian BUMN)
Kinerja positif Himbara jadi fondasi stabilitas
Dalam rapat tersebut, Dony menilai kinerja positif yang Maju dicatat bank-bank Himbara menjadi fondasi Krusial bagi stabilitas sistem keuangan nasional sekaligus penggerak aktivitas ekonomi.
Ia menekankan perbankan BUMN perlu Maju meningkatkan kontribusi melalui penyaluran pembiayaan yang produktif, inklusif, dan berorientasi pada penciptaan nilai tambah. “Perbankan BUMN Mempunyai peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi,” tegas Dony.
Selain mengevaluasi capaian kinerja, pertemuan itu juga membahas penguatan tata kelola perusahaan, manajemen risiko, serta strategi menjaga ketahanan dan daya saing perbankan BUMN di tengah dinamika ekonomi Mendunia dan domestik.
BP BUMN Berbarengan Danantara Indonesia dan jajaran Himbara berkomitmen memastikan perbankan BUMN Maju tumbuh secara sehat, profesional, dan berkelanjutan.
Sinergi antara pemegang saham, dewan komisaris, dan manajemen dinilai Krusial Demi memperkuat fungsi intermediasi perbankan sekaligus mendukung percepatan Sasaran pembangunan nasional.
