Direktorat Lewat Lintas Polda Metro Jaya memutuskan Buat menunda Penyelenggaraan Operasi Taat Jaya di Daerah DKI Jakarta. Kendati demikian, aparat kepolisian memastikan bahwa pengawasan beserta penindakan terhadap para pelanggar Lewat lintas di jalan raya tetap dilaksanakan secara normal melalui kegiatan rutin harian, sebagaimana dilansir dari Medcom.
“Kegiatan operasi Taat ditunda, kegiatan rutin berjalan seperti Normal,” kata Direktur Lewat Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin, dikutip dari Antara.
Langkah penundaan ini ditegaskan bukan menjadi tanda bahwa pengawasan ketertiban di jalan raya akan mengendur. Pihak kepolisian berkomitmen Buat Lanjut mengedepankan tiga pendekatan Istimewa dalam menjaga keselamatan publik, yakni melalui tindakan preemtif, preventif, serta penegakan hukum.
“Penegakan hukum seperti ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement) Tetap maupun mobile, teguran simpatik, hingga tilang bagi pelanggaran yang berpotensi mengancam keselamatan tetap dilakukan,” ujar Komarudin.
Hingga Ketika ini, Argumen spesifik serta jadwal baru mengenai Penyelenggaraan agenda tersebut belum diumumkan secara mendetail oleh pihak berwenang. Komarudin juga Bukan memaparkan apakah kebijakan penundaan ini berkaitan dengan rangkaian persiapan menyambut Hari Bhayangkara.
Biar mengalami perubahan jadwal, korps Lewat lintas memastikan bahwa program tersebut dipastikan tetap berjalan karena sudah menjadi bagian dari agenda rutin kepolisian yang digelar setiap tahun.
“Kegiatan operasi masuk dalam rencana kegiatan setiap tahun, hanya soal waktu saja,” tutur Komarudin.
