Nasib Madura United Pada Ajang Super League Ditentukan di Laga Pamungkas Kontra PSM

Foto BeritaJatim.com

Pamekasan (Liputanindo.id) – Nasib Madura United FC bertahan atau Kagak di kompetisi kasta tertinggi sepakbola tanah air, ditentukan pada laga pamungkas Super League 2025-2026 kala menjamu PSM Makassar di Stadion Gelora Bangkalan (SGB), Madura, Sabtu (23/5/2026) mendatang.

Hal tersebut Kagak lepas dari hasil minor yang kembali mereka alami kala bertandang ke markas PSIM Yogyakarta, pada pekan ke-33 Super League di Stadion Sultan Mulia, Bantul, Yogyakarta, Minggu (17/5/2026). Karena pada laga tersebut, Laskar Sape Kerrab terpaksa menyerah 2-1 dari tuan rumah Laskar Mataram.

“Pertandingan luar Normal, kami ucapkan selamat kepada PSIM karena berhasil mengamankan poin. Tapi kami juga mengapresiasi pemain yang sudah menunjukkan perjuangan luar Normal hingga menit terakhir,” kata Kepribadian Madura United FC, Rakhamd Basuki.

Pada laga tersebut, tuan rumah tampil dominan dan Membangun timnya mengimbangi permainan. Bahkan pada babak kedua, timnya mencoba bermain lebih maksimal. Tetapi upaya tersebut belum cukup Kepada meraih kemenangan, meski sempat berhasil membobol gawang tuan rumah.

“Terlepas dari itu, kami bersyukur karena pemain kami Kagak Eksis yang cedera dan Kagak Eksis yang terkena akumulasi kartu. Karena yang Jernih, di pertandingan terakhir kami membutuhkan Segala pemain yang Eksis di Madura United,” tegasnya.

Hasil tersebut Membangun posisi mereka sangat krusial dan berada Pas di atas Area merah degradasi, terlebih selisih poin dengan tim teratas penghuni Area degradasi, Persis Solo hanya berjarak 1 poin. Sehingga kegagalan mengamankan poin kala menjamu Pesut Etam di laga pamungkas, Bahkan akan Membangun mereka turun kasta, dengan catatan Persis berhasil menambah poin di pekan yang sama.

Demi ini Madura United menempati posisi 15 klasemen dengan koleksi 32 poin berkat hasil 8 kali menang, 8 kali imbang, dan 17 kali kalah. Mereka baru mencetak 35 gol dan sudah kebobolan sebanyak 54 gol dari 33 laga yang dijalani.

Persis Solo yang menjadi pesaing Kepada mengamankan diri dari degradasi, mengoleksi 31 poin berkat hasil 7 kali menang, 10 kali imbang, dan 16 kali kalah. Mereka mencetak 36 gol dan kebobolan 58 gol dari 33 laga berbeda. [pin/suf]