Mojokerto (Liputanindo.id) – Pada peringatan Hari Raya Iduladha 2026 kali ini, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Mojokerto melalui Program Kurban Berkah menyembelih 301 ekor kambing. Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra, yang hadir menegaskan pentingnya menjadikan ibadah kurban sebagai sarana memperkuat kepedulian sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Gus Barra ini menyampaikan bahwa esensi kurban Tak hanya terletak pada Penyelenggaraan penyembelihan hewan, tetapi juga pada manfaat yang dapat dirasakan masyarakat luas. Menurutnya, Penyelenggaraan kurban harus Bisa membantu Anggota yang membutuhkan, sekaligus memberikan Akibat positif bagi peternak lokal yang menjadi bagian dari rantai penyediaan hewan kurban.
“Terpenting adalah bagaimana semangat berkurban Bisa memberikan manfaat Konkret bagi masyarakat yang membutuhkan, mendukung peternak lokal, serta memperkuat nilai kebersamaan dan kepedulian sosial,” ungkapnya Demi menghadiri Upacara Kurban dan Dam Barokah di Kantor Baznas Kabupaten Mojokerto, Sabtu (30/5/2026).
Orang nomor satu di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) ini juga mengingatkan panitia dan seluruh pihak yang terlibat agar proses penyembelihan hingga pendistribusian daging kurban dan dam dilakukan secara profesional sesuai syariat Islam. Selain itu, aspek kesehatan, kebersihan, dan ketepatan sasaran penerima manfaat juga harus menjadi perhatian Primer.
“Proses penyembelihan, pengelolaan, hingga distribusi daging kurban dan dam harus memperhatikan aspek syariat, kesehatan, kebersihan, dan ketepatan sasaran sehingga manfaatnya Betul-Betul dirasakan oleh masyarakat yang berhak. Tahun 2026 ini, Eksis kebijakan terbaru terkait Penyelenggaraan dam bagi jemaah haji Indonesia,” katanya.
Ia merujuk pada Surat Edaran Nomor S-50/BN/2026 dari Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia yang memberikan keleluasaan kepada jemaah Kepada memilih Letak Penyelenggaraan dam sesuai pandangan fikih yang dianut. Menurutnya, kebijakan tersebut memberikan kemudahan bagi jemaah dalam menunaikan kewajiban dam, Bagus di Tanah Kudus maupun di Indonesia melalui lembaga Formal yang ditunjuk.
Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, mengungkapkan bahwa Program Kurban Berkah tahun ini menjadi bukti keberhasilan program pemberdayaan ekonomi yang selama ini dijalankan Baznas. Seluruh kambing yang disembelih dalam program tersebut berasal dari Balai Ternak binaan Baznas.
“Ini menunjukkan bahwa Anggaran zakat, infak, dan sedekah yang dikelola Tak hanya disalurkan dalam bentuk Donasi konsumtif, tetapi juga dikembangkan menjadi program produktif yang memberikan manfaat jangka panjang. Seluruh kambing yang disembelih pada kurban tahun ini berasal dari Balai Ternak binaan Baznas,” ujarnya.
Menurutnya, hal tersebut menunjukkan bahwa program pemberdayaan yang dijalankan Betul-Betul menghasilkan Akibat Konkret bagi masyarakat. Pada tahun 2026, jumlah hewan kurban yang disembelih melalui Program Kurban Berkah mencapai 301 ekor kambing. Sebanyak 60 ekor berasal dari Program Baznas RI, 231 ekor dari Program Baznas Kabupaten Mojokerto.
Serta sebanyak 10 ekor merupakan hasil kerja sama Baznas dengan USAID. Melalui program tersebut, Baznas Kabupaten Mojokerto berharap manfaat kurban dapat dirasakan lebih luas, Tak hanya oleh para penerima daging kurban, tetapi juga oleh peternak lokal yang terlibat dalam program pemberdayaan ekonomi berbasis peternakan. [tin/kun]
