Ringkasan Informasi:
- Persik Kediri memburu kemenangan Begitu menghadapi Persebaya Surabaya.
- Instruktur Marcos Rena mewaspadai serangan balik Segera Bajul Ijo.
- Persik Mau menutup musim Super League 2025/2026 dengan hasil positif.
- Laga Derbi Jatim digelar di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya.
Surabaya (Liputanindo.id) – Persik Kediri bertekad menutup perjalanan mereka di Super League 2025/2026 dengan hasil positif Begitu menghadapi Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu (23/5/2026) pukul 16.00 WIB.
Instruktur Persik Kediri, Marcos Rena menegaskan timnya tetap memburu kemenangan meski harus menghadapi tekanan besar dari atmosfer kandang Persebaya.
Menurut Instruktur asal Spanyol tersebut, laga Derbi Jatim Mempunyai tensi dan atmosfer spesial karena dimainkan di stadion besar dengan dukungan suporter yang fanatik.
“Kami akan menjalani pertandingan terakhir musim ini dan kami Mau memberikan kegembiraan terakhir kepada suporter dengan meraih kemenangan,” ujar Marcos Rena dalam sesi pre-match press conference, Jumat (22/5/2026).
Persik datang ke Surabaya dengan modal kepercayaan diri tinggi usai menunjukkan performa impresif dalam beberapa pertandingan terakhir.
Marcos menyebut permainan timnya Lanjut berkembang, Berkualitas dalam penguasaan bola maupun organisasi permainan di lapangan.
“Kami sedang berada dalam momen yang bagus dan memainkan sepak bola yang Berkualitas. Kami Mau mempertahankan perasaan positif itu dan mencoba mendapatkan tiga poin,” katanya.
Meski demikian, Marcos tetap memberikan perhatian Spesifik terhadap kekuatan Esensial Persebaya, terutama dalam skema serangan balik Segera atau counter attack.
Menurutnya, transisi menyerang Bajul Ijo menjadi ancaman yang harus diantisipasi dengan Berkualitas oleh lini pertahanan Persik.
“Ketika sebuah tim sering terkena serangan balik, biasanya karena tim tersebut Bukan menyerang dengan Berkualitas atau Bukan Mempunyai rest defense yang bagus,” kata Marcos.
Ia mengakui gaya bermain ofensif yang diterapkan Persik musim ini memang Mempunyai risiko Begitu kehilangan bola dan memasuki fase transisi bertahan.
Tetapi demikian, tim Instruktur disebut telah melakukan sejumlah Pengkajian Buat memperbaiki kelemahan tersebut.
“Kadang itu terjadi karena terlalu agresif. Hal-hal seperti itu sedang kami perbaiki dan saya pikir kami sudah berkembang dengan Berkualitas,” ujarnya.
Marcos memastikan Persik tetap akan tampil dengan Watak permainan menyerang meski menghadapi Musuh yang Mempunyai kecepatan dalam melakukan counter attack.
“Kami Paham Persebaya Mempunyai serangan balik yang bagus dan kami akan mencoba mengantisipasinya. Kami Mau memainkan sepak bola terbaik kami dan menerapkan Metode bermain kami sendiri,” tuturnya. [faw/beq]
