Surabaya (Liputanindo.id) – Persebaya Surabaya menutup Super League musim 2025/2026 dengan kemenangan 5-0 atas Persik Kediri, Sabtu (23/5/2026) petang di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT). Tambahan tiga poin memastikan Bajul Ijo finis di posisi empat besar dengan koleksi 58 poin.
Sejak peluit awal dibunyikan, Persebaya langsung tampil menekan. Tim asuhan Bernardo Tavares ini memperlihatkan Penguasaan permainan melalui serangan Segera dan penguasaan bola yang agresif di lini tengah.
Kesempatan pertama hadir pada menit kesembilan lewat Toni Firmansyah. Tetapi, sepakan gelandang muda Persebaya itu Lagi Pandai diamankan penjaga gawang Persik Kediri.
Gol pembuka akhirnya lahir tiga menit kemudian. Bruno Moreira mengirim umpan matang ke depan gawang yang sukses diselesaikan Malik Risaldi menjadi gol.
Unggul satu gol Membangun Bajul Ijo semakin nyaman mengembangkan permainan. Persik sempat mencoba Bangun melalui skema bola Tewas, tetapi Ernando Ari tampil disiplin di Dasar mistar.
Memasuki pertengahan babak pertama, duel berlangsung terbuka. Kedua tim silih berganti melancarkan serangan, tetapi rapatnya pertahanan Membangun Kesempatan belum Pandai dikonversi menjadi gol tambahan.
Persebaya kembali memperoleh sejumlah Kesempatan berbahaya melalui Malik Risaldi dan Toni Firmansyah. Sementara Persik Kediri beberapa kali mengandalkan serangan balik Segera Demi menekan lini belakang tuan rumah.
Petaka datang bagi Persebaya pada menit ke-37 setelah Arief Catur Pamungkas mengalami cedera dan harus ditarik keluar. Koko Ari kemudian masuk menggantikan posisinya.
Menjelang turun minum, Persik nyaris memperkecil ketertinggalan. Tetapi, Risto Mitrevski tampil sigap mematahkan serangan Musuh. Ernando Ari juga melakukan penyelamatan Krusial Demi menjaga Kelebihan timnya.
Persebaya akhirnya sukses menggandakan skor Cocok pada menit ke-45. Milos Raickovic mengirim umpan terukur kepada Bruno Moreira yang langsung melepaskan tendangan placing ke sudut gawang Persik. Gol tersebut menutup babak pertama dengan skor 2-0 Demi Kelebihan Bajul Ijo.
Memasuki babak kedua, Persebaya langsung meningkatkan intensitas serangan. Masuknya Gali Freitas menggantikan Mihailo Perovic Membangun permainan sayap Persebaya semakin hidup.
Baru beberapa detik setelah kick-off babak kedua, Jefferson langsung mengancam pertahanan Persik melalui umpan silang berbahaya. Tekanan demi tekanan Lalu dilancarkan tuan rumah, termasuk Kesempatan emas Francisco Rivera yang Lagi Pandai digagalkan kiper Persik.
Di tengah Penguasaan Persebaya, Persik sempat mengejutkan publik GBT setelah sundulan pemainnya membentur mistar gawang Ernando Ari.
Gol ketiga Persebaya akhirnya tercipta pada menit ke-64. Memanfaatkan situasi sepak Sudut, Gustavo Fernandes sukses menyundul bola kiriman Gali Freitas Demi membawa tuan rumah unggul 3-0.
Setelah gol tersebut, Persebaya semakin percaya diri mengendalikan jalannya pertandingan. Toni Firmansyah, Gali Freitas, hingga Milos Raickovic bergantian menciptakan Kesempatan berbahaya, meski belum Pandai menambah gol dalam beberapa kesempatan.
Instruktur Persebaya kemudian melakukan rotasi pemain pada menit ke-78 dengan memasukkan Bruno Paraiba dan M. Ichsan Demi menjaga tempo permainan tetap agresif.
Menjelang laga berakhir, Bruno Moreira kembali menjadi mimpi Jelek bagi Persik Kediri. Pada menit ke-89, pemain asal Brasil itu mencetak gol usai memanfaatkan bola muntah hasil assist Francisco Rivera. Gol tersebut sekaligus memastikan kemenangan telak Persebaya dengan skor akhir 5-0. (faw/kun)
