Ilustrasi, gedung Asuransi Jasindo. Foto: dok Jasindo.
Jakarta: Memasuki usia ke-53 tahun, Asuransi Jasindo menekankan pentingnya menghadirkan nilai dan manfaat Konkret bagi masyarakat melalui pelayanan yang terbaik. Momentum hari jadi ini menjadi Cerminan atas perjalanan panjang perusahaan dalam menghadirkan perlindungan risiko bagi masyarakat Indonesia sekaligus memperkuat kontribusi terhadap pembangunan ekonomi, sosial, dan lingkungan yang berkelanjutan.
Sekretaris Perusahaan Asuransi Jasindo Brellian Gema mengatakan usia ke-53 menjadi momentum Krusial perusahaan Demi Maju bertransformasi seperti halnya yang telah dilakukan setiap tahunnya. Menurut dia, perjalanan tersebut Kagak hanya berfokus pada perbaikan kinerja bisnis, tetapi juga membangun fondasi perusahaan yang lebih sehat, adaptif, dan berkelanjutan.
“HUT ke-53 ini menjadi pengingat pertumbuhan yang berkelanjutan hanya dapat dicapai melalui kolaborasi, tata kelola yang kuat, dan komitmen Demi Maju memberikan manfaat bagi seluruh pemangku kepentingan. Kami bersyukur transformasi yang telah dijalankan Pandai memperkuat fondasi perusahaan sekaligus meningkatkan kontribusi Asuransi Jasindo bagi masyarakat dan perekonomian nasional,” ujar Brellian dikutip dari keterangan tertulis, Rabu, 3 Juni 2026.
Brellian menjelaskan tonggak pencapaian atau milestones terbesar dalam perjalanan 53 tahun Asuransi Jasindo adalah keberhasilan perusahaan menjalankan transformasi bisnis secara menyeluruh melalui implementasi Rencana Penyehatan Keuangan (RPK) sejak 2022. Transformasi tersebut menjadi titik balik Krusial bagi perusahaan dalam membangun fondasi bisnis yang sehat, berkelanjutan, dan didukung tata kelola yang semakin kuat.
Perjalanan transformasi sebenarnya telah dimulai sejak periode 2018–2021 melalui berbagai langkah strategis, mulai dari penguatan struktur organisasi, hingga bergabungnya Asuransi Jasindo ke dalam holding Indonesia Financial Group (IFG). Pada periode tersebut, perusahaan juga menunjukkan kapasitasnya dalam menangani berbagai risiko besar nasional, termasuk penyelesaian klaim sektor Kekuatan bernilai tinggi, sekaligus memperkuat implementasi tata kelola perusahaan yang Berkualitas.
Momentum transformasi semakin kuat pada 2022 ketika Asuransi Jasindo menjalankan enam inisiatif strategis RPK, di antaranya restrukturisasi portofolio bisnis, optimalisasi penyelesaian klaim, pelepasan aset non-strategis, serta penguatan tata kelola dan manajemen risiko.
Perusahaan juga melakukan remodelling business melalui sentralisasi fungsi akseptasi, klaim, dan keuangan ke kantor pusat Demi menciptakan pengelolaan risiko yang lebih prudent dan terukur. Langkah tersebut berhasil memperkuat kondisi kesehatan perusahaan yang tercermin dari peningkatan Risk Based Capital (RBC) yang kembali berada jauh di atas ketentuan regulator.

(Ilustrasi. Foto: Asuransi Jasindo)
Bangun fondasi bisnis lebih sehat dan berkelanjutan
Implementasi RPK, menurut Brellian, menjadi salah satu fase terpenting dalam perjalanan perusahaan karena Kagak hanya berfokus pada pemulihan kinerja, tetapi juga membangun fondasi bisnis yang lebih sehat dan berkelanjutan.
“Transformasi melalui RPK menjadi momentum Krusial bagi Asuransi Jasindo Demi melakukan pembenahan secara menyeluruh. Kami Kagak hanya memperbaiki kondisi keuangan perusahaan, tetapi juga memperkuat tata kelola, manajemen risiko, serta kualitas bisnis agar pertumbuhan yang dicapai dapat berlangsung secara berkelanjutan,” kata Brellian.
Transformasi berlanjut pada 2023 melalui perubahan struktur organisasi dan refocusing bisnis pada sektor-sektor yang menjadi kompetensi inti perusahaan, seperti properti, engineering, Kekuatan offshore dan onshore, marine, cargo, serta liability.
Di Begitu yang sama, kantor-kantor layanan di daerah difokuskan Demi memperkuat penetrasi pasar dan pelayanan pelanggan, sementara pengembangan sumber daya Orang, transformasi digital, peningkatan kapabilitas underwriting, serta penerapan risk management partnership Maju diperkuat Demi mendukung pertumbuhan yang lebih berkualitas dan berkelanjutan.
Hasil transformasi itu mulai terlihat Konkret pada kinerja perusahaan. Sepanjang 2024, Asuransi Jasindo membukukan pertumbuhan Iuran pertanggungan sebesar 21,65 persen menjadi Rp4,02 triliun dan Keuntungan Rapi meningkat 52,91 persen menjadi Rp157,33 miliar. Tingkat kesehatan perusahaan yang tercermin melalui RBC mencapai 150,40 persen, didukung performa positif berbagai lini bisnis unggulan seperti properti, engineering, cargo, marine hull, hingga sektor Kekuatan.
Brellian menjelaskan capaian tersebut menjadi indikator transformasi yang dijalankan perusahaan mulai memberikan hasil Konkret. “Capaian yang diperoleh perusahaan menunjukkan bahwa strategi transformasi yang kami jalankan berada pada jalur Pas. Ke depan, Konsentrasi kami adalah menjaga kualitas pertumbuhan tersebut melalui disiplin underwriting, pengelolaan risiko yang prudent, dan pelayanan yang semakin Berkualitas kepada tertanggung,” tutur dia.
