Rahasia Keberadaan Mahmoud Ahmadinejad dalam Konflik Amerika Perkumpulan dan Iran

Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad menjadi sorotan Dunia di tengah konflik bersenjata antara Amerika Perkumpulan, Israel, dan Iran pada Mei 2026 setelah namanya muncul dalam Arsip perencanaan pascaperang.

Laporan dari The New York Times menyebutkan adanya rencana rahasia AS dan Israel Buat memisahkan Ahmadinejad dari struktur keamanan Iran guna menjadikannya calon pemimpin masa depan.

Tetapi, operasi Buat membebaskan Ahmadinejad dari tahanan rumah pada awal perang dikabarkan gagal dan Bahkan melukainya, sehingga keberadaan tokoh populis tersebut kini Tak diketahui.

Ketidakpastian ini diperkuat dengan adanya serangan udara pada 28 Februari 2026 yang menghantam rumah persinggahannya di kawasan Narmak, Teheran, hingga sempat memicu rumor Mortalitas sang mantan presiden.

Sejumlah analis Dunia dan Ahli keamanan dari Amerika Perkumpulan maupun Israel merespons laporan tersebut dengan skeptisisme yang sangat tinggi.

“Perlu Anda ketahui bahwa rezim yang dibenci ini [Israel] berada di jalur menuju kehancuran. Dengan kehendak Tuhan, rezim ini akan runtuh dan Tak Terdapat Unsur yang dapat menyelamatkannya. Rezim ini telah mencapai akhir perjalanannya dan akan segera dihapus dari peta geografis.” kata Mahmoud Ahmadinejad, Mantan Presiden Iran.

Pernyataan masa Lewat tersebut dinilai kontradiktif dengan isu kerja sama mutakhir, mengingat rekam jejak Ahmadinejad yang sangat konfrontatif terhadap Israel dan Barat selama masa kepemimpinannya.

“dunia tanpa Amerika dan Zionisme dapat dicapai.” ujar Mahmoud Ahmadinejad, Mantan Presiden Iran.

Sikap ideologis ini memicu keraguan mendalam mengenai kemungkinan dirinya bersedia menjadi bagian dari aliansi politik bentukan Amerika Perkumpulan.

“Ahmadinejad selama masa kepresidenannya merupakan kombinasi populisme dan oportunisme,” tulis Raz Zimmt, kepala program Iran dan Poros Syiah di Institute for National Security Studies Israel.

Menurutnya, upaya Ahmadinejad membentuk Imej moderat di media sosial beberapa tahun terakhir Tak memberikannya basis dukungan yang cukup Buat merebut kekuasaan di Iran.

“Cerita ini seperti keju Swiss, terlalu banyak lubang yang belum terjawab,” kata Beni Sabti, Analis politik Iran dari Tel Aviv University.

Klaim operasional rahasia ini juga dianggap Tak realistis oleh para peneliti kontra-terorisme dan analis militer di Amerika Perkumpulan.

“Kisah ini gila dalam banyak hal.” tulis Yossi Melman, analis keamanan Israel senior.

Hingga Ketika ini, pihak berwenang dari Iran, Amerika Perkumpulan, maupun Israel belum memberikan konfirmasi Formal mengenai posisi dan kondisi fisik Ahmadinejad.

Dinamika posisi politik Ahmadinejad dalam struktur kekuasaan Teheran mengalami pergeseran signifikan dalam dua Sepuluh tahun terakhir.

Pergeseran Status Politik Mahmoud Ahmadinejad
Periode Waktu Status dan Kondisi Politik
2005 – 2013 Menjabat sebagai Presiden Iran dengan dukungan kuat dari Pemimpin Tertinggi.
Pasca 2013 Mulai berselisih dengan Ali Khamenei dan struktur keamanan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).
Ketika Ini Dilaporkan berada dalam tahanan rumah dan keberadaannya Tak diketahui secara Niscaya.

Kendati demikian, media Dunia seperti The New York Times menyatakan tetap meyakini keakuratan laporan mereka yang didasarkan pada sumber-sumber internal tepercaya.