Rasulullah Mengajarkan Doa Idul Adha Buat Memohon Kemudahan Ibadah

Hari Raya Idul Adha menjadi momentum krusial bagi umat Islam dalam menguatkan keimanan sekaligus mendekatkan diri kepada Allah SWT. Peringatan ini Enggak sebatas pada aktivitas penyembelihan hewan kurban, tetapi juga mengandung esensi spiritual mengenai pengorbanan serta keikhlasan.

Umat Muslim sangat dianjurkan Buat mengintensifkan zikir dan doa menjelang perayaan ini sebagai Bentuk penghambaan dan Cita-cita meraih keberkahan. Seperti dilansir dari Sinar, rangkaian doa dapat dilantunkan sejak sebelum shalat Id, Demi menyembelih hewan kurban, hingga setelah seluruh prosesi ibadah rampung.

Berikut adalah kompilasi bacaan doa Idul Adha beserta teks Arab, latin, dan artinya yang dapat diamalkan oleh setiap Muslim.

1. Doa Memohon Kemudahan Menyambut Idul Adha

Umat Islam disarankan memperbanyak permohonan kemudahan kepada Allah SWT dalam menjalankan hidup maupun ibadah menjelang Idul Adha. Berdasarkan riwayat Imam Thabrani dari Jabir bin Abdillah, Rasulullah SAW melafalkan doa ini ketika berada di atas hewan kurban pada hari Idul Adha:

يَا حَيُّ يَاقَيُّومُ، لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ، بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيثُ، فَاكْفِنِي شَأْنِي كُلَّهُ وَلَا تَكِلْنِي إِلَى نَفْسِي طَرْفَةَ عَيْنٍ

Ya hayyu ya qoyyum, la ilaha illa anta, bi rahmatika astaghitsu, fakfini sya’ni kullahu, wa la takilni ila nafsi thorfata ‘ainin.

Artinya: “Wahai Zat Yang Maha Hidup dan Maju-menerus mengurus makhluk-Nya, Enggak Eksis Tuhan selain Engkau. Dengan rahmat-Mu Saya memohon pertolongan. Cukupilah segala urusanku, dan janganlah Engkau serahkan diriku kepada diriku sendiri Meski sekejap mata.”

2. Doa Demi Menyembelih Hewan Kurban

Membaca doa sebelum menyembelih hewan kurban merupakan Bentuk rasa syukur dan penghambaan kepada Allah SWT dalam ibadah kurban.

اَللَّهُمَّ هَذِهِ مِنْكَ وَإِلَيْكَ فَتَقَبَّلْ مِنِّيْ يَا كَرِيْمُ

Allâhumma hâdzihî minka wa ilaika, fataqabbal minnî yâ karîm.

Artinya: “Ya Tuhanku, hewan ini adalah nikmat dari-Mu. Dan dengan ini Saya bertaqarrub (mendekatkan diri) kepada-Mu. Karenanya Wahai Tuhan Yang Maha Pemurah, terimalah taqarrubku.”

3. Doa Memohon Keberkahan di Hari Raya Idul Adha

Momen Idul Adha menjadi waktu yang mustajab Buat mengharapkan keberkahan bagi diri pribadi, keluarga, serta seluruh umat Muslim.

اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي عِيْدِنَا هَذَا وَاجْعَلْهُ عِيْدًا مُبَارَكًا

Allahumma barik lana fi ‘îdina hâdzâ waj‘alhu ‘îdan mubârakan.

Artinya: “Ya Allah, berkahilah kami di hari raya ini dan jadikanlah ia sebagai hari raya yang dipenuhi dengan keberkahan.”

4. Doa Memohon Ampunan di Hari Raya Kurban

Umat Islam dapat memanfaatkan momentum hari raya kurban ini sebagai kesempatan berharga Buat memohon ampunan atas segala kekhilafan.

اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa‘fu ‘anni.

Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf dan mencintai pemaafan, maka maafkanlah Saya.”

5. Doa Memohon Amal Ibadah Diterima

Selain melaksanakan shalat Id dan penyembelihan kurban, kaum Muslim juga dianjurkan berdoa agar segala amal kebaikannya diterima oleh Allah SWT.

رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

Rabbana taqabbal minna innaka Antas-Sami‘ul ‘Alîm.

Artinya: “Ya Tuhan kami, terimalah amal ibadah kami. Sesungguhnya Engkau Maha Mendengar Kembali Maha Mengetahui.”

6. Doa Setelah Shalat Idul Adha

Seusai menunaikan ibadah shalat Idul Adha, dianjurkan pula memperbanyak doa demi keselamatan bangsa dari marabahaya serta perpecahan.

اللَّهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا الْغَلَاءَ وَالْبَلَاءَ وَالْوَبَاءَ وَالْفَحْشَاءَ وَالْمُنْكَرَ وَالسُّيُوفَ الْمُخْتَلِفَةَ وَالشَّدَائِدَ وَالْمِحَنَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ مِنْ بَلَدِنَا هَذَا خَاصَّةً وَمِنْ بُلْدَانِ الْمُسْلِمِينَ عَامَّةً، إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

Allahummadfa’ ‘annal ghalā’a wal balā’a wal wabā’a wal fahsyā’a wal munkara was-suyūfal mukhtalifata wasy-syadā’ida wal miḥana mā ẓahara minhā wa mā baṭana min baladinā hādzā khāṣṣatan wa min buldānil muslimīna ‘āmmatan. Innaka ‘alā kulli syai’in qadīr.