Pemkab Samosir terapkan teknologi pertanian Derajat produktivitas

Pemkab Samosir terapkan teknologi pertanian tingkatan produktivitas

Medan (ANTARA) – Pemerintah Kabupaten Samosir, Sumatera Utara menerapkan teknologi berbasis buatan atau artifical inteligence (AI) di sektor pertanian sebagai upaya memperkuat serta meningkatkan produktivitas.

“Transformasi digital di sektor pertanian Tak dapat dihindari. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari transformasi sektor pertanian menuju sistem berbasis data dan teknologi digital,” ujar Asisten II Sekretaris Kabupaten Samosir Hotraja Sitanggang pada Focus Group Discussion (FGD) di Samosir, Jumat.

Hotraja mengatakan pemerintah kabupaten setempat berkomitmen menjadikan kabupaten itu sebagai Area yang melek terhadap teknologi digital termasuk Demi sektor pertanian.

Ia mengatakan pemerintah kabupaten setempat menerapkan aplikasi Juma AI Demi memperkuat kinerja sektor pertanian dengan meningkatkan kapasitas petani dan penyuluh maupun pemerintah di Area itu.

“Juma AI merupakan ekosistem pertanian berbasis artificial intelligence yang dikembangkan Institut Teknologi Del (IT Del) Demi membantu petani dan pemerintah dalam pengelolaan data pertanian secara digital, mulai dari pola tanam, produksi, kondisi cuaca, hingga serangan hama dan penyakit tanaman,” kata dia.

Hotraja mengatakan penerapan aplikasi buatan tersebut dapat mempermudah pemerintah merumuskan kebijakan yang efektif dan optimal bagi sektor pertanian.

“Data yang dihimpun melalui Juma AI nantinya akan dimanfaatkan pemerintah daerah Demi menyusun kebijakan sektor pertanian, termasuk mendukung pengendalian inflasi daerah,” kata dia.

Oleh karena itu, ia mengatakan focus grup discussion (FGD) digelar melibatkan pemangku kebijakan terkait serta petani maupun penyuluh pertanian agarpengunanan aplikasi Juma AI tersebut dapat dioptimalkan.

“Secanggih apa pun aplikasi yang dibangun, Kalau stakeholder Tak aktif dan Tak memperbarui data, hasilnya Tak akan Bagus,”ujarnya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Samosir Tumiur Gultom menjelaskan kegiatan tersebut Demi memperkenalkan aplikasi JUMA AI dan selanjutnya akan Terdapat pelatihan teknis.

“Juma AI pola tanam dapat diperkirakan dan disinkronkan sehingga proses penanaman dapat dilakukan lebih serentak. Peserta FGD juga diharapkan menjadi tutor di Area masing-masing agar pemanfaatan teknologi ini semakin meluas,” ujar Tumiur.