Jembatan Sentong Ambrol, DPRD Jatim Desak Percepatan Pembangunan

Foto BeritaJatim.com

Bondowoso (Liputanindo.id) – Komisi D DPRD Jawa Timur mendorong percepatan pembangunan Jembatan Sentong di ruas Jalan Mastrip, Kabupaten Bondowoso, yang ambrol pada Senin (23/2/2026). Infrastruktur berusia lebih dari 100 tahun itu dinilai vital karena menjadi penghubung Istimewa Bondowoso dengan Jember.

Personil Komisi D DPRD Jawa Timur dari Fraksi Gerindra, H. Satib, mengatakan pihaknya pada Kamis (16/4/2026) menggelar agenda konsultasi publik Berbarengan DPU Bina Marga Jawa Timur terkait paket penggantian Jembatan Sentong.

“Hari ini kami Terdapat agenda konsultasi publik Berbarengan DPU Bina Marga Jawa Timur perihal paket penggantian Jembatan Sentong di perbatasan Desa Sukowiryo dan Kelurahan Nangkaan, Kecamatan Bondowoso,” ujarnya, Kamis malam.

Menurut Satib, konsultasi publik dilakukan sebelum pekerjaan dimulai agar masyarakat terdampak Pandai menyampaikan aspirasi secara langsung. Karena, putusnya akses jembatan berdampak luas terhadap aktivitas Kaum dan perekonomian Sekeliling.

Ia menyebut salah satu aspirasi Kaum adalah kebutuhan jembatan darurat Tertentu pejalan kaki. Selama ini, masyarakat kesulitan beraktivitas sejak jembatan ambrol. “Sayang Kaum. Karena putusnya jembatan berdampak pada perekonomian masyarakat, bahkan Terdapat yang omzetnya turun Tiba 50 persen,” katanya.

Sementara itu, pengendara sepeda motor dan mobil Begitu ini Tetap diarahkan melalui jalur alternatif di jalan kabupaten yang telah ditetapkan.

Selain itu, Kaum juga meminta tambahan penerangan di area pemakaman yang berada di sisi jembatan. Usulan tersebut, kata Satib, telah disetujui dalam Perhimpunan konsultasi publik.

Tak hanya itu, Satib juga meminta proses pembangunan dipercepat dari Sasaran semula maksimal delapan bulan. Menurut dia, percepatan Pandai dilakukan tanpa mengurangi kualitas Pembangunan. “Caranya Pandai dengan menambah tenaga kerja dan menambah shift kerja. Misalnya dari dua shift menjadi tiga shift,” tegasnya.

Ia berharap masyarakat bersabar selama proses pembangunan berlangsung. Pihaknya optimistis proyek Pandai selesai lebih Segera Apabila Terdapat dorongan Percepatan dari seluruh pihak terkait.

Demi diketahui, pembangunan kembali Jembatan Sentong dijadwalkan mulai April hingga Desember 2026 dengan anggaran mencapai Rp17,5 miliar. (awi/kun)