Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa. Foto: dok Youtube Liputanindo.
Jakarta: Pemerintah Maju memacu penguatan ekonomi termasuk melalui pembentukan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan peluncuran 1.061 unit koperasi baru-baru ini merupakan langkah awal Kepada membangun infrastruktur keuangan di Area pedesaan.
Purbaya memaparkan anggaran KDMP bersumber dari optimalisasi Anggaran desa. Menurutnya, pengalihan sebagian Anggaran ke dalam ekosistem KDMP dilakukan karena serapan Anggaran desa selama ini kerap dinilai belum dikelola secara maksimal.
“Karena itu akan dijalankan secara profesional bisnis koperasi yang profesional dari ujung ke ujung akan mereka jalankan dari supply dan segala Corak harusnya itu akan berdampak positif ke perekonomian lebih bagus dibandingkan dengan kalau uangnya ditinggalkan di Anggaran desa dan sebagian nggak digunakan dengan betul,” kata Purbaya, dalam Top Economy Liputanindo, dikutip Jumat, 29 Mei 2026.
Purbaya menjelaskan Sasaran pembangunan Sekeliling 20 ribu unit KDMP pada Agustus dan 60 ribu unit hingga akhir 2026 Tak berubah. Menurut dia, kesiapan pendanaan telah matang dengan pembiayaan KDMP bersumber dari fasilitas pinjaman perbankan senilai kurang lebih Rp240 triliun dan skema cicilannya akan ditanggung oleh pemerintah melalui realokasi Anggaran desa.
“Jadi itu udah secure enam tahun ke depan Kepada saya, nggak Eksis tambahan Anggaran APBN, cuman geser aja, tapi dampaknya Pandai lebih signifikan di perekonomian,” tegas Purbaya.

(Ilustrasi, Kopdes/Kel Merah Putih. Foto: dok Istimewa)
Motor penggerak pertumbuhan ekonomi
Ia menambahkan, program KDMP Berbarengan dengan Makan Bergizi Gratis (MBG) telah dirancang secara terukur oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi.
Purbaya mengatakan apabila puluhan ribu unit koperasi ini telah terbangun secara menyeluruh, dampaknya terhadap perekonomian nasional akan sangat signifikan.
