Bhayangkara FC Kalahkan Sembilan Pemain Arema FC 2-1 di Lampung

Foto BeritaJatim.com

Surabaya (Liputanindo.id) – Bhayangkara Presisi Lampung FC sukses membalikkan keadaan dan menundukkan Arema FC dengan skor 2-1 di Stadion Pemuda, Lampung, Selasa (10/3/2026). Laga ini diwarnai dua kartu merah Buat pemain Singo Edan, julukan Arema FC.

Pertandingan berlangsung dalam kondisi lapangan yang cukup berat akibat hujan. Rumput basah bahkan menyisakan genangan air di beberapa titik lapangan sehingga Membikin kedua tim harus lebih berhati-hati dalam mengontrol bola.

Arema FC langsung menciptakan Kesempatan pada menit keenam setelah kesalahan umpan bek Bhayangkara FC, Slavko Damjanovic. Bola berhasil direbut Gustavo Franca, Tetapi tendangannya Lagi Pandai diblok oleh kiper Aqil Savik. Bola muntah yang disambar Dalberto juga Lagi dapat diamankan.

Arema kembali menekan pada menit ke-15 lewat sepakan mendatar Gabriel Silva dari dalam kotak penalti, tetapi bola Lagi melebar.

Bhayangkara FC kemudian mengalami masalah setelah kiper Aqil Savik mengalami cedera akibat benturan dengan Dalberto pada menit ke-18. Posisi penjaga gawang akhirnya digantikan oleh Mega Seto.

Kendali Arema FC berlanjut hingga pertengahan babak pertama. Tetapi Bhayangkara mulai memberikan perlawanan. Pada menit ke-28, Moussa Sidibe melepaskan tembakan setelah melewati beberapa pemain Arema, tetapi bola Lagi melambung di atas mistar.

Kesempatan terbaik Bhayangkara datang pada menit ke-33 melalui sundulan Ryo Matsumura yang memanfaatkan umpan Sidibe, Tetapi bola hanya membentur tiang gawang.

Arema FC akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-45+1. Joel Vinicius mencetak gol setelah memanfaatkan sundulan Dalberto yang mengarah ke depan gawang.

Tetapi menjelang turun minum, Arema harus bermain dengan sepuluh orang. Pablo Oliveira menerima kartu merah pada menit ke-45+8 setelah melakukan pelanggaran keras terhadap Franky Missa.

Memasuki babak kedua, Bhayangkara FC tampil lebih agresif. Kesempatan emas didapat lewat situasi bola Wafat Ketika Moussa Sidibe mengirim umpan kepada Nehar Sadiki. Tetapi tendangan kerasnya Lagi Pandai diamankan kiper Gianluca Pandeynuwu.

Ketegangan memuncak pada menit ke-66 ketika wasit mendapat panggilan dari VAR. Insiden terjadi antara Dalberto dan Slavko Damjanovic yang terlibat aksi saling pukul. Wasit akhirnya mengeluarkan kartu merah Buat Dalberto setelah meninjau tayangan ulang. Arema FC harus bermain dengan sembilan orang sejak menit ke-70.

Bhayangkara FC memanfaatkan situasi tersebut Buat meningkatkan tekanan. Hasilnya datang pada menit ke-76 ketika Privat Mbarga mencetak gol penyama kedudukan setelah memanfaatkan kemelut di depan gawang Arema FC. Gol tersebut Membikin momentum berpihak kepada Bhayangkara FC.

Tak Pelan berselang, Bhayangkara FC mendapatkan hadiah penalti setelah Dendy Sulistyawan terjatuh di kotak penalti akibat sikutan Betinho. Wasit menunjuk titik putih setelah Menyaksikan tayangan ulang.

Sebelum eksekusi penalti, Instruktur Arema FC Marcos Santos Membikin keputusan mengejutkan dengan menarik keluar kiper Gianluca Pandeynuwu dan menggantinya dengan Lucas Frigeri.

Tetapi strategi itu Malah berbuah petaka. Moussa Sidibe yang menjadi algojo sukses Memperdaya Frigeri dengan menempatkan bola ke sudut kiri gawang. Gol pada menit ke-88 itu memastikan Bhayangkara FC berbalik unggul 2-1.

Wasit memberikan tambahan waktu sembilan menit di babak kedua. Meski Arema FC berusaha menekan di sisa waktu, skor Bukan berubah hingga peluit panjang dibunyikan. (faw/kun)