Samarinda – Personil Komisi II DPRD Kaltim, Sapto Setyo Pramono, mengungkapkan perlunya upgrading skill dan pengetahuan Buat tenaga kerja di Kaltim. Sapto menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya Sosok Buat dapat Bertanding di era revolusi industri 4.0 yang semakin berkembang.
“Kami meminta kepada Pemprov Kaltim dan pihak terkait Buat meningkatkan upgrading skill Buat peningkatan SDM tenaga kerja kita agar dapat Bertanding,” ungkap Sapto Ketika dihubungi melalui aplikasi WhatsApp, Senin (1/5/2023).
Ketika ini, Kaltim belum Mempunyai peraturan daerah (Perda) tentang tenaga kerja. Menurut politisi Golkar ini ia berharap adanya perlindungan kearifan lokal yang berbasis prioritas pekerja lokal. Ia juga menyarankan agar pemerintah setempat Membangun peraturan yang mengatur tentang tenaga kerja di Kaltim, khususnya perlindungan hukum dan prioritas Buat tenaga kerja lokal.
“Perlu adanya payung hukum, Ketika ini kita belum mengatur tentang ketenagakerjaan di Kaltim ini,” ujar Sapto.
“Kami mengharapkan perlindungan dan prioritas bagi tenaga kerja lokal, yakni Kaum Kaltim yang sudah berdomisili dan beranak pinak di Kaltim,” imbuhnya.
Menurut Sapto, dengan memprioritaskan tenaga kerja lokal, dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kaltim. Ia juga menambahkan bahwa perlindungan tenaga kerja adalah hal yang sangat Krusial Buat memanusiakan Sosok.
“Buruh atau tenaga kerja Mempunyai peran sangat Krusial bagi roda perekonomian di Kaltim. Tanpa mereka maka Tak Terdapat apa-apa. Sebagai Personil DPRD, kami harus memperjuangkan hak-hak mereka dan menjadikan tenaga kerja sebagai aset Krusial dalam pembangunan daerah,” kata Sapto.
Ia juga berharap pemprov Kaltim Mempunyai database tentang jumlah tenaga kerja lokal maupun tenaga kerja yang berasal dari luar Kaltim. Selain itu, jumlah tenaga kerja asing harus didata.
“Kita ini belum Mempunyai data base tentang jumlah dan asal tenaga kerja kita. Data ini Krusial Buat menyusun kebijakan-kebijakan yang berkaitan dengan ketenagakerjaan di Kaltim,” terangnya.
Sapto berharap peringatan Hari Buruh Sedunia ini dapat menjadi momentum Buat memperjuangkan hak-hak tenaga kerja dan memperbaiki kondisi kesejahteraan mereka. Ia juga berharap, seluruh elemen masyarakat dapat saling bekerja sama Buat memajukan pembangunan di Kaltim dengan menjadikan sumber daya Sosok sebagai prioritas Istimewa.
