Badai Cedera Hajar Persebaya, Bernardo Tavares Soroti Minimnya Persaingan Pemain

Foto BeritaJatim.com

Surabaya (Liputanindo.id) – Persebaya Surabaya Tetap dibayangi badai cedera jelang pertandingan melawan Persita Tangerang pada 4 April 2026 mendatang.

Instruktur Persebaya, Bernardo Tavares, mengakui menurunnya performa tim Enggak lepas dari banyaknya pemain yang mengalami cedera. Kondisi tersebut Membangun persaingan di dalam skuad Enggak berjalan optimal.

“Hal-hal ini hanya Dapat kami tingkatkan di masa depan Apabila kami Mempunyai persaingan di dalam skuad,” ungkapnya.

Badai cedera paling terasa di lini depan. Dalam beberapa laga terakhir, Persebaya bahkan harus bermain tanpa striker murni hingga empat pertandingan. Dampaknya, produktivitas gol tim menurun drastis dengan hanya mencetak enam gol dari lima laga terakhir.

Di sisi lain, lini belakang juga menunjukkan kelemahan. Berdasarkan catatan, Persebaya telah kebobolan 12 gol dalam periode tersebut, yang turut dipengaruhi absennya sejumlah pemain kunci.

Beberapa pemain Primer seperti Risto Mitrevski, Arief Catur, dan Gustavo Fernando harus menepi akibat cedera. Sejak bergabung, Gustavo bahkan baru sekali tampil penuh, sementara sisanya harus absen atau hanya bermain sebagian pertandingan.

Dari empat pemain asing yang didatangkan pada putaran kedua, hanya Jefferson Silva yang Pandai tampil konsisten dengan delapan laga penuh.

Tavares menegaskan pentingnya persaingan dalam tim Demi meningkatkan performa pemain.

“Sangat Krusial bagi para pemain Demi merasakan persaingan. Apabila saya Enggak memberikan 200 persen kemampuan dalam latihan dan pertandingan, saya Dapat kehilangan posisi,” ujarnya.

Tetapi, kondisi banyaknya pemain cedera Membangun hal tersebut sulit diwujudkan.

“Apabila kami Enggak Mempunyai cukup pemain Demi menciptakan persaingan ini, akan sulit,” tambahnya.

Waktu Waktu kosong libur Lebaran sedikit memberi angin segar bagi tim. Sejumlah pemain yang sebelumnya cedera mulai kembali berlatih Berbarengan skuad.

Kini, Konsentrasi Persebaya sepenuhnya tertuju pada laga menghadapi Persita. Tavares menekankan pentingnya membangun kembali mentalitas tim melalui kerja keras di sesi latihan.

“Langkah terbaik Demi meningkatkan mentalitas adalah dengan bekerja keras dalam latihan. Dengan begitu, pemain akan berkembang, menjadi lebih Bagus, dan lebih percaya diri,” jelasnya.

Persebaya Mempunyai modal positif jelang laga tersebut setelah meraih kemenangan 0-1 pada pertemuan putaran pertama di kandang Persita. (way/but)