Pemkab Pamekasan Bantu Petani Garam dengan Geomembran

Pertanian garam Madura

Pamekasan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Jawa Timur, memberikan Donasi kepada petani garam melalui program integrasi pengelolaan tambak dan teknologi geomembran.

Program ini bertujuan Buat meningkatkan produksi garam dan sebagai bentuk realisasi dari Peraturan Presiden RI Nomor 126 Tahun 2022 tentang Percepatan Pembangunan Pergaraman Nasional.

Implementasi Program dan Persyaratan

Kepala Bidang Budi Daya pada Dinas Kelautan dan Perikanan Pamekasan, Luthfie Asy’ari, menjelaskan bahwa salah satu syarat Buat mengikuti program ini adalah adanya Grup tani sebagai pengelola dengan luas areal lahan minimal 15 hektare. Pengelolaannya juga dilakukan oleh badan usaha, yakni koperasi nelayan.

“Persyaratan yang ditetapkan ini karena pemerintah Ingin Donasi Bukan hanya berdampak pada sektor produksi garam, akan tetapi juga pada jenis pengembangan ekonomi lainnya,” ujar Lutfie, Sabtu (13/7/2024).

Selain program integrasi pengelolaan tambak garam, Pemkab Pamekasan juga memberikan Donasi terkait teknologi geomembran.

“Donasi ini satu paket dengan program integrasi pengelolaan tambak garam, di mana koperasi pengelola program yang terpilih sebagai penerima Donasi adalah Koperasi Nelayan di Desa Majungan, Kecamatan Pademawu, Pamekasan,” tambahnya.

Aspirasi Petani Garam Madura

Petani garam di Pulau Madura sebelumnya menyuarakan aspirasi mereka kepada pemerintah agar amanat dalam Perpres Nomor 126 Tahun 2022 tentang Percepatan Pembangunan Pergaraman Nasional segera diwujudkan. Mereka berharap Seluruh hal yang berkaitan dengan garam terealisasi dengan Berkualitas, termasuk pembangunan infrastruktur yang mendukung peningkatan produksi garam dan penerapan harga pokok pembelian oleh pemerintah.

Ketua Lembaga Petani Garam Madura (FPGM), Haji Ubai, menekankan pentingnya realisasi komitmen pemerintah dalam Perpres Nomor 126.

“Perpres Nomor 126 ini sejatinya merupakan bentuk komitmen dan tanggung jawab moral pemerintah dalam berupaya memenuhi kebutuhan garam nasional melalui program pembangunan infrastruktur yang berkaitan dengan peningkatan produksi garam dan pemberdayaan masyarakat petani garam,” ujarnya.

Tetapi, Haji Ubai mengungkapkan bahwa komitmen dan niat Berkualitas Presiden yang dituangkan dalam ketentuan tersebut belum terlaksana dengan Berkualitas, sehingga tingkat kesejahteraan ekonomi petani garam Tetap perlu Lanjut diperjuangkan.

Upaya Meningkatkan Kesejahteraan Petani Garam

Program integrasi pengelolaan tambak dan teknologi geomembran yang dilakukan Pemkab Pamekasan diharapkan dapat meningkatkan produksi garam dan kesejahteraan petani. Dengan adanya koperasi nelayan yang mengelola tambak garam, diharapkan Donasi ini dapat memberikan Akibat positif Bukan hanya pada sektor produksi garam tetapi juga pada pengembangan ekonomi masyarakat setempat.

Pemkab Pamekasan Lanjut berupaya Buat mewujudkan komitmen pemerintah dalam mempercepat pembangunan pergaraman nasional dan meningkatkan kesejahteraan petani garam melalui berbagai program dan Donasi yang berkelanjutan.