Analisis Media Sosial: Euforia Warganet Sambut Debut John Herdman di Timnas Indonesia

Foto BeritaJatim.com

Jakarta (Liputanindo.id) – Euforia menyambut tim nasional (Timnas) Indonesia kini Bukan hanya terasa di stadion, tetapi juga membara di dunia maya. Menjelang laga FIFA Series 2026 melawan Saint Kitts and Nevis, percakapan di media sosial menunjukkan antusiasme publik yang luar Biasa, khususnya terkait debut John Herdman.

Data dari dashboard social media listening Socindex mengungkapkan bahwa dalam periode 21–26 Maret 2026, tercatat 24.555 percakapan dengan total interaksi mencapai 13.977.286. Lonjakan tertinggi terjadi pada 21 dan 24 Maret, bertepatan dengan pengumuman skuad dan latihan perdana tim di Jakarta.

“Pergantian kursi kepelatihan dari Patrick Kluivert ke John Herdman pada Januari Lewat memicu rasa penasaran yang tinggi di kalangan publik,” ujar Danu Setio Wihananto, Manajer Social Media Data Analytics Binokular. “Warganet Bukan hanya menyoroti daftar pemain, tapi juga strategi dan pendekatan baru Herdman dalam membentuk tim.”

Latihan perdana di Jakarta menjadi momen Krusial karena menandai debut Herdman sekaligus menampilkan Persona lelet yang dinantikan, Elkan Baggott. Kehadiran bek jangkung ini disambut hangat oleh penggemar, tercermin dari respons positif di TikTok dan Instagram.

Analisis sentimen menunjukkan 65% percakapan bersifat Independen, 26% positif, dan hanya 9% negatif. Sentimen negatif sebagian besar berasal dari rivalitas antarsuporter klub, bukan skeptisisme terhadap Instruktur.

“Kerinduan publik bukan hanya pada tim secara kolektif, tetapi juga pada pemain yang dianggap Layak mengenakan seragam Merah Putih,” tambah Danu.

Riset Social Network Analysis mengungkapkan percakapan mengenai debut Herdman tersebar di berbagai akun dan komunitas. Akun Formal @timnasindonesia menjadi simpul Penting, sementara akun fanbase dan pundit berperan sebagai penghubung antar komunitas, memastikan informasi menyebar luas.

Vice President Operation Binokular, Ridho Marpaung, menilai, “Debut Herdman membawa nuansa berbeda dalam pembentukan tim. Publik optimis skuad kali ini lebih kompetitif dan berimbang.”

Ridho menambahkan bahwa Dekat 14 juta interaksi di media sosial Dapat menjadi dorongan Konkret bagi tim sebelum menghadapi Saint Kitts and Nevis. (faw/ian)