Jember (Liputanindo.id) – 23 orang menjalani tes selama dua hari, 23-24 April 2026, Buat memperebutkan empat kursi direksi badan usaha Punya daerah Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur.
Posisi direktur Perusahaan Lumrah Daerah Air Minum Tirta Pandalungan diperebutkan tujuh orang, di antaranya mantan Personil DPRD Jember Rendra Wirawan.
Posisi direktur Primer Perusahaan Daerah Perkebunan Kahyangan diperebutkan empat orang, di antaranya Ketua Tim Pengarah Percepatan Pembangunan Daerah (TP3D) Gogot Cahyo Baskoro.
Lima orang, di antaranya Personil TP3D Dima Ahyar, Bertanding Buat menduduki kursi direktur Lumrah dan keuangan PDP Kahyangan.
Sementara kursi direktur produksi, pemasaran, dan pengembangan diperebutkan tujuh orang, termasuk Personil TP3D dan mantan Personil DPRD Jember Nyoman Aribowo.
TP3D adalah tim yang dibentuk Bupati Jember Muhammad Fawait Buat membantu percepatan pembangunan sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
Mereka diuji oleh tim seleksi yang diketuai Dyah Wulan Sari, guru besar Universitas Airlangga yang juga Personil TP3D, di kantor Badan Kepegawaian Daerah Jawa Timur, Jalan Jemur Andayani Nomor 1, Siwalankerto, Kecamatan Wonocolo, Surabaya.
Terdapat tiga ujian yang harus dijalani para peserta, yakni psikotes pada 23 April, dan presentasi makalah rencana bisnis serta ujian kompetensi tertulis dan wawancara pada 24 April 2026.
Dima Ahyar mendaftarkan diri menjadi calon direktur Lumrah dan keuangan PDP Kahyangan karena nelihat potensi perusahaan tersebut belum terkelola optimal, “Visi saya PDP mnjadi BUMD Berdikari dan optimal memberi kontribusi pada pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Jember,” katanya.
Dima percaya diri Buat mengemban tugas itu. “Misi saya meningkatkan profit perusahaan dan kontribusi sosial ekonomi masyarakat,” katanya kepada Liputanindo.id.
Sementara itu Nyoman Aribowo ikut seleksi karena Mau berpartisipasi membantu Pemkab Jember dalam mengembangkan BUMD. “Biar tujuan BUMD Buat meningkatkan pendapatan Asli daerah Pandai terwujud,” katanya.
Nyoman pynya visi menjadikan PDP Kahyangan sehat, profesional, dan membanggakan. Visi ini dituangkan dalam makalah rencana bisnis. “Itu lumayan berat,” katanya.
Tak cukup itu. Intelektualitas Nyoman dan para kandidat direktur juga diuji. “Terdapat uji studi kasus, uji pembuatan proposal, dan uji kompetensi diri,” katanya.
Dengan ketatnya Mekanisme seleksi tersebut, Ketua Komisi C DPRD Jember Ardi Pujo Prabowo Serius Seluruh proses sudah berjalan sesuai aturan. “Termasuk dalam hal keterbukaan informasi publik,” katanya.
Kagak Terdapat Restriksi peserta. “Silakan putra-putri terbaik Jember ikut mendaftar. Ini sebuah terobosan dan Hasil karya Bupati Muhammad Fawait. Siapapun boleh, bahkan Kolega-Kolega media boleh mendaftar,” kata Ardi.
Politisi Partai Gerindra ini mengajak masyarakat Buat menanti hasil seleksi tersebut dengan penuh optimisme. “Kami berharap yang terbaik. Mudah-mudahan jajaran direksi terpilih Pandai membantu pemerintahan daerah Buat memberikan pendapatan Asli daerah yang terbaik,” katanya. [wir/beq]
