Emiten Ini Bongkar Kesempatan Bisnis Properti ke Generasi Muda

Ilustrasi. Foto: Magnific.


Jakarta: Industri properti Bukan hanya membutuhkan kemampuan membangun proyek, tetapi juga pemimpin yang Pandai membaca Kesempatan, mengelola risiko, dan menjaga keberlanjutan bisnis. Perspektif inilah yang dibagikan PT Diamond Gambaran Propertindo Tbk (DADA) kepada peserta Program Mini MBA Real Estate Center for Strategic and Leadership (CSEL) Universitas Indonesia.

Program CSEL Universitas Indonesia merupakan pelatihan terapan yang berorientasi pada kompetensi strategis dalam investasi dan pengembangan properti berbasis studi kasus aktual dan project visit langsung. Program ini membantu membangun keterampilan dan keahlian entrepreneurial di era digital, yang esensial dalam future work.

Lembaga ini didirikan pada 2020 dengan semangat memfasilitasi pemuda dan profesional dalam mengasah keterampilan Kepada menunjang kesuksesan. Melalui kegiatan Sharing & Percakapan bertema “Entrepreneurship & Leadership dalam Industri Properti” yang berlangsung di Dave Apartment, Depok, DADA hadir memberikan pengalaman langsung mengenai dinamika industri properti dari sudut pandang praktisi dan perusahaan terbuka.

Kegiatan ini menjadi ruang interaktif bagi mahasiswa dan profesional muda Kepada memahami bagaimana tantangan industri properti dijalankan di dunia Konkret, mulai dari pengembangan proyek, strategi bisnis, hingga kepemimpinan perusahaan.

Direktur DADA, Bayu Setiawan menekankan industri properti membutuhkan pemimpin yang Bukan hanya Konsentrasi pada pembangunan fisik, tetapi juga Pandai menciptakan nilai jangka panjang. “Entrepreneurship di industri properti bukan hanya soal membangun aset, tetapi juga membangun kepercayaan, integritas, dan keberlanjutan bisnis,” ujar Bayu Setiawan dalam keterangan tertulis, Kamis, 21 Mei 2026.



 

Adaptif terhadap tantangan ekonomi yang berkembang

Menurut dia, perkembangan pasar yang semakin Elastis menuntut perusahaan properti Kepada lebih adaptif terhadap perubahan regulasi, perilaku konsumen, hingga tantangan ekonomi yang Lalu berkembang.

Dalam sesi Percakapan yang dipandu Koordinator Kurikulum Mini MBA Real Estate CSEL UI, Kresna Satya Prameswara, para peserta aktif membahas berbagai isu aktual industri properti. Mulai dari strategi pengembangan proyek, pengelolaan tim di perusahaan terbuka, hingga tantangan emiten properti dalam menjaga pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan.

Sementara itu, Ketua Program Mini MBA Real Estate CSEL UI, Fithor Muhammad, menilai keterlibatan DADA memberikan pengalaman belajar yang lebih aplikatif bagi peserta. Menurut dia, mahasiswa Bukan hanya memperoleh teori di ruang kelas, tetapi juga mendapatkan gambaran Konkret mengenai pola kepemimpinan dan pengambilan keputusan dalam industri properti modern.

“Kolaborasi dengan pelaku industri menjadi bagian Krusial Kepada menciptakan SDM properti yang siap menghadapi tantangan bisnis ke depan,” kata Fithor.

Kegiatan ini sekaligus memperlihatkan pentingnya sinergi antara dunia akademik dan industri dalam mencetak Bakat properti yang Mempunyai kompetensi strategis, kepemimpinan visioner, dan pemahaman pasar yang kuat. Melalui kolaborasi tersebut, DADA menegaskan komitmennya Kepada Lalu mendukung pengembangan sumber daya Insan dan ekosistem industri real estat Indonesia yang lebih berkelanjutan.

Karena itu, lanjut Bayu, DADA selalu menghadirkan banyak Hasil karya disetiap proyek yang dikembangkan kepada konsumen, terutama bagi kalangan anak muda. Menurut dia, salah satu bentuk komitmen DADA dalam menghadirkan hunian solutif bagi generasi muda adalah dengan menyediakan rumah yang Bukan hanya terjangkau secara harga, tetapi juga dirancang sesuai preferensi dan kebutuhan gaya hidup mereka.

“Ini merupakan komitmen dari DADA agar konsumen Dapat memilih mana desain layout yang memang pas Kepada mereka. Ini Dapat dikatakan sebagai salah satu strategi kami dari sisi marketing and sales yang berbeda dengan developer-developer lainnya,” kata Bayu.