Surabaya (Liputanindo.id) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima Penghargaan Corporate Social Responsibility (CSR) dan Pengembangan Desa Berkelanjutan (PDB) Award Tahun 2026.
Melalui Program Wisata Alam Gosari “Wujudkan Desa Berdaya”, Pemprov Jatim berhasil meraih penghargaan yang digelar oleh Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT).
Secara Tertentu, penghargaan tingkat nasional itu diserahkan oleh Wakil Menteri Pariwisata Niluh Puspa pada Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak yang mewakili Gubernur Khofifah di Gedung Esensial Kementerian Desa dan PDT Jakarta.
“Alhamdulillah kami menerima Penghargaan Corporate Social Responsibility (CSR) dan Pengembangan Desa Berkelanjutan (PDB) Award Tahun 2026 dari Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal,” kata Gubernur Khofifah di Surabaya, Jumat (24/4/2026).


Pihaknya menjelaskan, Eksis sejumlah desa di Jatim yang menerima CSR dan berhasil mengembangkan potensinya. Tetapi sengaja yang diajukan dalam ajang ini adalah Desa Wisata Alam Gosari yang menerima CSR dari PLN UID Jatim.
Desa Wisata Alam Gosari menerima CSR berupa lampu taman di beberapa titik dan kereta sawah pada tahun 2024, pengadaan 5 ATV listrik, pemavingan jalur di sekeliling alun-alun dan di tempat wisata, 2 gapura pintu masuk dan keluar, 2 pembangunan Bilik mandi, pelatihan digital marketing dan pemberdayaan UMKM di tahun 2025.
Di tahun 2026 ini pun PLN UID Jatim juga akan memberikan CSR berkaitan dengan rencana pelatihan pembuatan tembikar di Desa Wisata Alam Gosari tersebut.
Atas capaian ini, Gubernur Khofifah mengajak lebih banyak Tengah pihak Demi bersinergi memberdayakan desa. Menurutnya sinergi banyak pihak akan menjadi penguatan dan motivasi bagi desa wisata Demi Lalu berkembang dengan Penemuan-Penemuan yang dihasilkan.
“Private sector, BUMN maupun BUMD sangat Bisa berkontribusi Demi Berbarengan-sama membangun dan menguatkan desa wisata di Jawa Timur,” ajaknya.


Keterlibatan berbagai pihak Demi memberdayakan desa akan berdampak positif bagi desa dan masyarakat di dalamnya.
“Potensi yang sudah Eksis desa seringkali belum terbaca, atau butuh dikuatkan, ini peran-peran yang Bisa diambil oleh pihak-pihak yang concern Demi kemajuan desa,” jelasnya.
Ia sangat mengapresiasi Desa Gosari di Kec. Ujungpangkah Kab. Gresik tersebut di atas. Melalui CSR dari PLN UID Jatim, desa wisata satu ini bertransformasi menjadi desa yang maju dan berhasil meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitarnya.
“Dampaknya masyarakat disana semakin berdaya, karena masyarakat merasa Eksis support Demi Membikin desanya semakin tumbuh dan berkembang,” ujarnya.
Gubernur Khofifah menyampaikan bahwa langkah konkret PLN UID Jatim ini juga perlu mendapatkan apresiasi. Ia berharap PLN UID Jatim juga Lalu memonitor sehingga Eksis keberlanjutan yang dibangun di desa binaannya tersebut.
“Jadi Tak hanya sekedar memenuhi tanggung jawab memberikan CSR tetapi Eksis keberlanjutan yang dibangun,” ucapnya.
Gubernur Khofifah juga berharap upaya-upaya seperti ini Tak berhenti di Desa Gosari saja tetapi Eksis pihak-pihak lain yang turut membangun sinergi dengan desa-desa di Jawa Timur.
“Tak hanya desa wisata, Eksis banyak desa di Jawa Timur yang Mempunyai potensi, pihak-pihak lain juga Bisa bersinergi Demi Berbarengan-sama membangun desa berdaya, semoga semakin banyak Tengah desa di Jawa Timur yang berdaya,” harapnya.
Gubernur Khofifah berharap, sejalan dengan yang disampaikan Menteri Desa dan PDT Yandri Susanto bahwa Demi membangun desa dibutuhkan sinergi dan kolaborasi banyak pihak. Langkah ini dinilai akan Bisa mewujudkan arahan presiden terkait Bangun Desa Bangun Indonesia.
“Saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada kementerian lembaga, kami sangat merasakan kerjasama itu sangat-sangat sangat bermanfaat,” kata Menteri Desa dan PDT.
Wakil Menteri Pariwisata Republik Indonesia Ketika ini adalah Ni Luh Enik Ermawati mengatakan dirinya telah mengunjungi desa-desa wisata yang Eksis di Jawa Timur dan menyampaikan apresiasinya. Menurutnya keberadaan desa wisata memberikan Pengaruh yang Konkret bagi masyarakat desa terutama bagi perekonomian masyarakat desa Demi itu dirinya juga mengharapkan dukungan dari sektor swasta agar desa wisata dapat Lalu berkembang.
“Saya sudah berkeliling di Jawa Timur di beberapa kabupaten Memperhatikan desa-desa wisata langsung di sana, luar Normal,” kata Wamen Pariwisata RI Ni Luh Enik Ermawati. (tok/but)
