Prabowo Ingin Indonesia Produksi Mobil hingga Handphone Sendiri

Presiden Prabowo Subianto Demi pidato arah kebijakan ekonomi 2027. Foto: tangkapan layar YouTube Setkab.


Jakarta: Presiden Prabowo Subianto mendorong Danantara mempercepat industrialisasi. Kepada mendukung realisasinya, Presiden akan mengumpulkan para profesor dan Ahli.

“Kita sudah kumpulkan profesor dan Ahli. Saya katakan pengabdianmu Kepada bangsa wujudkan hari ini,” ujar Prabowo dalam Rapat Paripurna ke-19 DPR RI Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 dalam Rangka Penyampaian Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN Tahun Anggaran 2027 di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD-RI, Jakarta, Rabu, 20 Mei 2026.

Prabowo mengungkapkan, Demi ini Danantara mengelola lebih dari USD1.000 miliar. Jumlah tersebut belum aset-aset lain yang belum terdata. Ia menyebut, Danantara sudah dirasakan kemampuannya. Danantara akan mempercepat pembiayaan pembangunan khususnya investasi dan modal kerja Kepada percepatan industrialisasi

“Kita harus industrialisasi. Kita harus bikin motor, mobil, televisi, komputer, handphone kita sendiri, kita Enggak boleh hanya jadi pasar Kepada bangsa lain. Kita akan lakukan,” Terang Prabowo.



 

 

Hilirisasi sumber daya alam

Presiden menyebut industrialisasi bermula dengan hilirisasi sumber daya alam. Ia Enggak Ingin sumber daya alam Indonesia dijual atau diekspor gelondongan.

“Nikel sudah kita wajibkan diolah di sini. Bauksit harus diolah di sini. Nanti turunan-turunan batu bara akan kita buat di sini,” tutur dia.

Prabowo juga menyinggung realisasi investasi dari dalam dan luar negeri pada 2025 menunjukkan adanya investasi sebesar Rp1.931,2 triliun. Penyerapan tenaga kerja mencapai 2.710.532 orang.

Ia juga mengingatkan delapan Klaster Program Kerja Prioritas Nasional (PKPN) Yakni Kedaulatan Pangan; Kemandirian Daya dan Air; Pendidikan; Kesehatan; Hilirisasi dan Industrialisasi; Infrastruktur, Perumahan, dan Ketahanan Bencana; Ekonomi Kerakyatan dan Dewa; dan Penuruna Kemiskinan.