Duel Panas Gresik Petrokimia vs Jakarta Electric PLN, Alessandro Lodi Diganjar Kartu Merah

Foto BeritaJatim.com

Gresik (Liputanindo.id) – Duel panas Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia vs Jakarta Electric PLN di final four Proliga 2026 diwarnai kartu merah Kepada Instruktur Alessandro Lodi, Tetapi laga tetap berakhir dominan dengan kemenangan 3-0 bagi tim asal Gresik.

Pertandingan yang berlangsung di GOR Jawa Pos Arena ini langsung berjalan dengan tensi tinggi sejak awal. Kedua tim tampil ngotot karena sama-sama memburu poin Krusial di penutup seri pertama final four.

Momen krusial terjadi pada set kedua Demi Instruktur Gresik Petrokimia, Alessandro Lodi, melayangkan protes keras terhadap keputusan wasit. Aksi tersebut dinilai berlebihan hingga berujung Hukuman kartu merah.

Tak hanya itu, asisten Instruktur Pedro Lilipali juga mendapat kartu kuning akibat reaksi emosional di pinggir lapangan, menambah panas suasana pertandingan.

Humas Proliga, Lutfi Sukri, menjelaskan bahwa dalam regulasi bola voli, kartu merah Pandai diberikan kepada Instruktur sebagai bentuk penegakan disiplin dan sportivitas.

“Instruktur maupun pemain Pandai diberi kartu merah karena dianggap melakukan tindakan berlebihan yang lebih serius. Tertentu Instruktur Demi diganjar kartu merah Terdapat bangku Tertentu yang disediakan Tak harus keluar lapangan. Yang bersangkutan duduk di bangku tersebut. Itupun berlaku di tiap set saja dan Terdapat tambahan poin buat Rival,” ujarnya, Senin (6/4/2026).

Artinya, kartu merah yang diterima Alessandro Lodi hanya berdampak pada set berjalan, yakni tambahan satu poin Kepada Rival tanpa membuatnya harus meninggalkan pertandingan sepenuhnya.

Ketua Biasa Persatuan Bola Voli (PBV) Petrokimia Gresik, Iwan Febrianto, menegaskan bahwa Hukuman tersebut Tak berpengaruh pada laga berikutnya.

“Imbas dari kartu merah itu menambah satu poin saja. Demi kedudukan 8-8 Lewat menjadi 8-10 buat Jakarta Electric PLN,” jelasnya.

Meski sempat terganggu insiden tersebut, Gresik Petrokimia tetap tampil solid dan menunjukkan Kendali penuh sepanjang pertandingan.

Tim berjuluk “The Bulls” berhasil menyapu Rapi Jakarta Electric PLN dengan skor meyakinkan 3-0 (25-16, 25-16, 25-19).

Kemenangan ini memastikan Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia memuncaki klasemen sementara seri pertama final four Proliga 2026 tanpa kekalahan.

Insiden kartu merah Alessandro Lodi menjadi sorotan Istimewa dalam laga ini, sekaligus mempertegas bahwa tensi tinggi pertandingan harus tetap diimbangi dengan kontrol emosi dan sportivitas di lapangan. [dny/beq]