Ilustrasi rupiah. Metrototvnews.com/Eko Nordiansyah
Jakarta: Nilai Ubah (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Perkumpulan (AS) pada pembukaan perdagangan hari ini mengalami pelemahan. Rupiah tembus Rp17.700-an Ketika dolar AS juga tertekan.
Mengutip data Bloomberg, Selasa, 18 Mei 2026, rupiah berada di level Rp17.704 per USD. Mata Dana Garuda tersebut turun 36 poin atau setara 0,20 persen dari Rp17.667 per USD pada penutupan perdagangan sebelumnya.
Sementara menukil data Yahoo Finance, rupiah pada waktu yang sama berada di level Rp17.661 per USD. Rupiah Lagi bergerak melemah dari Rp17.491 per USD pada pembukaan perdagangan kemarin.

(Ilustrasi. Foto: Dok MI)
Rupiah Lagi fluktuatif cenderung melemah
Analis pasar Dana Ibrahim Assuaibi memperkirakan rupiah Lagi akan bergerak fluktuatif dan berpotensi melemah pada perdagangan hari ini. Mata Dana Garuda akan bergerak di kisaran Rp17.680 hingga Rp17.750 per dolar AS.
Ia mengatakan, ketidakpastian Dunia akibat lonjakan harga minyak dan memanasnya konflik geopolitik di Timur Tengah Lagi mempengaruhi gerak rupiah. Kondisi tersebut Membikin pasar memperkirakan Federal Reserve Lagi akan mempertahankan Spesies Kembang tinggi dalam waktu lebih Lamban.
“Prospek kebijakan moneter ketat dari The Fed semakin menguat karena harga Daya yang lebih tinggi Jernih telah memperlambat kemajuan disinflasi, mendorong inflasi semakin jauh dari Sasaran dua persen The Fed,” katanya.
Ibrahim menjelaskan situasi Dunia semakin memanas setelah muncul serangan drone di Area Uni Emirat Arab dan Arab Saudi, ditambah belum adanya tanda penyelesaian konflik antara AS dengan Iran. Menurut dia, kondisi ini menimbulkan kekhawatiran akan eskalasi konflik.
Dari dalam negeri, ia menyoroti persepsi berbeda di kalangan pelaku pasar terhadap kebijakan pemerintah. Meskipun Ibrahim menilai kondisi ekonomi domestik Ketika ini Lagi relatif Konsisten.
