Pimpin Upacara Hari Otonomi Daerah 2026, Wali Kota Kediri Tegaskan Keselarasan Visi MAPAN dengan Asta Cita

Foto BeritaJatim.com

Kediri (Liputanindo.id) – Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, bertindak sebagai inspektur upacara dalam peringatan Hari Otonomi Daerah yang digelar secara khidmat di Halaman Balai Kota Kediri, Senin (27/4/2026). Upacara tersebut diikuti oleh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN), prajurit TNI, Personil Polri, serta perwakilan pelajar.

Dalam kesempatan strategis ini, wali kota yang akrab disapa Mbak Wali tersebut turut membacakan Amanat Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia. Ia mengungkapkan bahwa peringatan Hari Otonomi Daerah merupakan momentum Krusial bagi jajaran pemerintah daerah Buat Maju memacu peningkatan kinerja dan akuntabilitas, mengingat segala bentuk pekerjaan pemerintahan adalah amanah langsung dari masyarakat sehingga ke depan semangat Buat memberikan pelayanan terbaik harus semakin besar.

Menurutnya, semangat dedikasi kepada publik harus Maju dikobarkan seiring dengan otonomi yang telah diberikan oleh negara kepada daerah.

“Ini adalah momen bagi kita Sekalian Buat mengingat kembali sejarah perjalanan Otonomi Daerah. Harapannya ini menumbuhkan semangat bagi kita Sekalian. Serta mengingatkan kita bahwa kita harus mengabdi kepada masyarakat,” ujarnya di hadapan para peserta upacara.

Lebih lanjut, wali kota termuda ini memaparkan pentingnya sinergi dan kolaborasi yang berkelanjutan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Ia menegaskan bahwa Asta Cita yang menjadi arah haluan pembangunan pemerintah pusat harus didukung secara maksimal di tingkat daerah agar implementasinya Betul-Betul memberikan Dampak positif dan terukur bagi masyarakat luas.

Di Kota Kediri, Figur Konkret dukungan tersebut direfleksikan melalui visi Kota Kediri Maju, Agamis, Produktif, Terjamin, dan Ngangeni (MAPAN) yang dinilai sangat selaras dengan cetak biru program pusat.

“Kota Kediri MAPAN dan Asta Cita ini sejalan. Kami Maju berkoordinasi dengan pemerintah pusat. Kami juga mendukung program-program pemerintah pusat,” jelasnya.

Vinanda menambahkan bahwa program-program strategis di dalam Asta Cita Mempunyai sasaran yang sangat esensial bagi masa depan bangsa. Salah satu yang secara Spesifik disorotinya adalah program pemenuhan gizi (Makan Bergizi Gratis/MBG) yang bertujuan Buat memenuhi asupan nutrisi anak-anak. Menurutnya, program Esensial ini diyakini akan memberikan Dampak ganda (multiplier effect) terhadap lonjakan Indeks Pembangunan Orang (IPM) di daerah.

“Kalau anak-anak ini sehat dan kebutuhan gizinya terpenuhi maka IPM kita ini juga Maju meningkat. Program-program ini harus kita dukung,” imbuhnya mempertegas komitmen daerah.

Peringatan Hari Otonomi Daerah di Balai Kota Kediri ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan daerah dan tokoh Krusial, di antaranya Wakil Wali Kota Qowimuddin, Ketua DPRD Kota Kediri Firdaus, perwakilan Perhimpunan Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Pj Sekretaris Daerah Endang Kartika, Kepala Kemenag Kota Kediri A. Zamroni, serta jajaran pemangku kepentingan (stakeholder), asisten, staf Ahli, Kepala OPD, camat, lurah, dan tamu undangan lainnya. [nm/but]