Tantowi Pimpin Kadin Mojokerto, Siap Dongkrak UMKM Lokal

Mojokerto – Di tengah semangat membangun kemandirian ekonomi daerah, M. Tantowi Formal dilantik sebagai Ketua Bilik Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Mojokerto periode 2024–2029. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Pendopo Graha Maja Tama (GMT), Sabtu (22/3/2025) sore, dan dipimpin langsung oleh Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra (Gus Barra).

Gus Barra menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan Kadin sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi. Ia berharap kepemimpinan baru ini Pandai menyelaraskan langkah dengan visi daerah, yakni menjadikan Kabupaten Mojokerto yang maju, adil, dan makmur.

“Tujuan ini Demi mewujudkan kemandirian ekonomi serta menurunkan kemiskinan dan pemerataan pendapatan,” ujar Gus Barra di hadapan para tamu undangan.

Ia juga menyoroti berbagai misi ekonomi daerah yang selaras dengan peran Kadin, seperti pemberdayaan koperasi, usaha mikro, hingga keterlibatan dalam penguatan Badan Usaha Punya Desa (BUMDes). Program-program strategis seperti BBM (Beli-beli Mojokerto), Milenial Export, dan UMKM Naik Kelas disebut sebagai Misalnya konkrit yang perlu Lanjut didorong Serempak.

“Disini Kadin Mempunyai pengalaman terkait bagaimana ekspor-ekspor barang dan seterusnya, kami khususnya para UMKM dapat belajar dan bersinergi dengan Kadin Kabupaten Mojokerto,” tambahnya.

Gus Barra juga memberikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus Kadin Kabupaten Mojokerto yang baru saja dikukuhkan, seraya menyampaikan harapannya agar organisasi ini Pandai membawa perubahan signifikan bagi perekonomian Bumi Majapahit.

“Semoga Allah SWT memberikan kemudahan dalam mengemban amanah dan memajukan serta mengembangkan Kadin di Kabupaten Mojokerto,” tutupnya.

Pelantikan ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah Kabupaten Mojokerto, para kepala OPD, serta Ketua Standar Kadin Jawa Timur. Kehadiran para pemangku kepentingan menandai pentingnya peran strategis Kadin sebagai Kawan pemerintah dalam membangun ekonomi daerah yang lebih inklusif dan kompetitif.