Bayern ke Köln | Goal.com Indonesia

Goal.com

Eberl memuji Goretzka sebagai “tokoh besar FC Bayern”. Freund Berbicara: “Dia adalah seorang profesional teladan, sosok yang sangat luar Lazim. Teladan bagi para pesepakbola, tetapi juga bagi Sosok pada umumnya—bahwa kita harus tetap gigih dan percaya pada diri sendiri Demi keadaan menjadi sulit.” Selama delapan tahun berkarier di FC Bayern, Goretzka memang Kagak hanya mengalami masa-masa indah.

Sebagai pemain inti yang tak terbantahkan dan berotot, dia adalah jangkar tim Sextuple tahun 2020. Tetapi, setelah itu dia sering dianggap sebagai kandidat penjualan yang dibayar terlalu mahal, sebagai simbol struktur gaji Munich yang dekaden. Pada musim panas 2024, FC Bayern mendesaknya Demi hengkang, Kompany bahkan kadang-kadang Kagak memasukkannya ke dalam skuad pertandingan. Tetapi, Goretzka tetap bertahan, Maju bekerja tanpa gentar, dan akhirnya kembali mendapatkan kesempatan bermain setelah beberapa pesaingnya mengalami cedera.

“Dia telah melewati masa-masa sulit. Itu selalu menjadi Tanda khas khasnya,” kata Jonathan Tah. “Ketika orang mengira semuanya sudah berakhir, dia Bahkan Maju berjuang dan Terbangun kembali. Itu yang menurut saya sangat istimewa.” Tetapi, musim panas ini Goretzka Kagak punya pilihan Kembali. Kontraknya akan habis, dan FC Bayern Kagak menawarkan perpanjangan kontrak kepadanya.

Lampau bagaimana? Kabarnya, Goretzka akan segera menandatangani kontrak dengan AC Milan. “Saya Betul-Betul belum memutuskan,” katanya. Dalam wawancara dengan Sky, Lothar Matthäus menyarankan agar dia pindah ke Italia, Tetapi Sembari bercanda ia mendukung tim biru Milan, Yakni mantan klubnya sendiri, Inter. Goretzka teringat Rona rival kota Munich, TSV 1860, dan menjawab Sembari tersenyum: “Kalau begitu, saya akan mendapat masalah dengan suporter di tribun selatan.” Di sana, hanya Rona biru Bochum yang diterima.