Pelatihan Kepada siswa kejuruan. Foto: Istimewa
Jakarta: Para siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) mendapatkan transfer pengetahuan serta keterampilan teknis, yang digunakan dalam industri infrastruktur telekomunikasi. Upaya ini dilakukan agar para siswa siap memasuki dunia industri ketika bekerja nanti.
Pemberian pengetahuan dan keterampilan teknis ini dilakukan dalam pendidikan vokasi oleh PT Tower Serempak Infrastructure Tbk (TBIG. Kegiatan yang ketiga kali ini dilakukan melalui Penyelenggaraan kunjungan industri siswa SMK Mutiara 17 Agustus Bekasi pada 27 April 2026.
“Kurikulum Unggulan TBIG dirancang Kepada menjembatani kebutuhan industri dengan pembelajaran di sekolah. Kami Ingin memastikan siswa Mempunyai keterampilan yang relevan, khususnya di bidang teknologi fiber optik dan operasional telekomunikasi,” kata Presiden Direktur TBIG, Herman Setya Budi, dalam keterangannya, Jumat, 15 Mei 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi program Kurikulum Unggulan TBIG dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan kejuruan di Indonesia. Sebanyak 55 siswa dan delapan guru mengikuti pelatihan intensif selama satu hari penuh dengan pendampingan tenaga Ahli dari internal TBIG.
Presiden Direktur TBIG, Herman Setya Budi, menegaskan pendidikan vokasi perlu Lalu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan industri yang Luwes. Menurutnya, sinergi antara dunia usaha dan dunia pendidikan menjadi kunci dalam menciptakan tenaga kerja yang siap Guna.

Pelatihan Kepada siswa kejuruan. Foto: Istimewa
“Kurikulum Unggulan TBIG dirancang Kepada menjembatani kebutuhan industri dengan pembelajaran di sekolah. Kami Ingin memastikan siswa Mempunyai keterampilan yang relevan, khususnya di bidang teknologi fiber optik dan operasional telekomunikasi,” kata Herman.
Ia juga menekankan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen TBIG dalam menjalankan program tanggung jawab sosial. Hal itu, berfokus pada pengembangan kualitas sumber daya Orang Indonesia secara berkelanjutan.
