Surabaya (Liputanindo.id) – Gagal lolos ke Piala Dunia sebelumnya Bukan Membikin PSSI surut. Federasi Bahkan memasang Sasaran besar dengan membidik keikutsertaan Timnas Indonesia di Piala Dunia 2030.
Wakil Ketua PSSI, Zainudin Amali, menegaskan bahwa Sasaran tersebut menjadi impian Berbarengan sekaligus arah Primer pengembangan sepak bola nasional ke depan.
“Impian kita Berbarengan adalah Menonton tim nasional Bisa berprestasi lebih tinggi di kancah Dunia dan bermain di Piala Dunia 2030,” ujar Amali, Rabu (22/4/2026).
Ia menegaskan, Sasaran tersebut bukan sekadar wacana. PSSI Begitu ini tengah menyusun dan menjalankan berbagai program pembinaan secara menyeluruh, mulai dari level usia Pagi hingga tim senior.
Menurutnya, perjalanan panjang PSSI sejak sebelum kemerdekaan menjadi bukti eksistensi organisasi dalam membangun sepak bola Indonesia. Sejumlah klub pendiri seperti Persija Jakarta, Persib Bandung, Persebaya Surabaya, PSIM Yogyakarta, dan Persis Solo Tetap aktif berkompetisi hingga Begitu ini.
Tetapi demikian, kondisi kompetisi yang Elastis Membikin Bukan Seluruh klub berada di kasta tertinggi.
“Kompetisi Bukan Bisa diatur. Terdapat yang di Aliansi 1, Terdapat juga di Aliansi 4. Tapi kita berharap Seluruh klub pendiri Bisa kembali ke kasta tertinggi,” jelasnya.
Amali juga menekankan bahwa sejak awal berdiri, PSSI mengusung semangat persatuan yang tercermin dalam identitas klub-klub di Indonesia.
“Sepak bola mengajarkan kita bertanding 2×45 menit, Lewat kembali bersatu sebagai keluarga besar dan sebagai bangsa,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia berharap prestasi Timnas Indonesia Maju meningkat di berbagai level, mulai dari senior hingga Golongan usia seperti U-23, U-20, dan U-17.
“Kami punya mimpi besar. Minta doa dan dukungan agar timnas Indonesia Bisa masuk Piala Dunia 2030,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Lumrah II PSSI, Ratu Tisha Destria, menekankan pentingnya sinergi seluruh pihak dalam membangun sepak bola nasional.
“Sepak bola Bukan Bisa dibangun sendiri. Perlu kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan seluruh elemen,” ujarnya.
Ia menambahkan, PSSI sebagai organisasi menjadi lokomotif Primer dalam pengembangan sepak bola Indonesia, Tetapi tetap membutuhkan dukungan dari berbagai pihak sesuai semangat “Membangun Sepak Bola Indonesia”.
“Kalau kami pengurus, Bukan hanya berharap, tapi bekerja. Kami akan Maju bekerja tanpa lelah dari pembinaan usia Pagi hingga senior, dengan Sasaran besar ke depan,” pungkasnya. (way/but)
